Bahas Saham, Crypto & Influencer Keuangan Sesat⁉️Ex-Cryptoquant, Miliarder Saham - Alvin Tanasta
kasisolusi
19,186 views • 10 months ago Save 64 min 8 min read
Video Summary
Video ini membahas pergeseran fokus dari investasi cryptocurrency ke saham, dengan penekanan pada alasan di balik perpindahan tersebut dan perbandingan antara kedua aset. Pembicara menjelaskan bahwa cryptocurrency, meskipun pernah memberikan keuntungan besar, kini menawarkan potensi imbal hasil yang semakin kecil. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya jumlah koin baru yang diluncurkan, yang menyebarkan "uang" dan mengurangi utilitas serta potensi keuntungan dari altcoin. Bitcoin masih dianggap sebagai store of value, namun altcoin lainnya dinilai lebih spekulatif dan kurang memiliki keunggulan dibandingkan Bitcoin.
Diskusi berlanjut ke perbandingan antara saham dan cryptocurrency, di mana saham dipandang sebagai aset yang lebih fundamental karena mewakili investasi pada bisnis yang nyata. Pembicara menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang industri dan pengelolaan portofolio yang baik dalam investasi saham, dibandingkan dengan pendekatan yang lebih spekulatif di pasar crypto. Risiko penipuan di pasar saham juga dibahas, namun dianggap lebih terkontrol karena adanya regulasi dan sistem kepemilikan aset yang jelas melalui RDN (Rekening Dana Nasabah).
Terakhir, video ini menyoroti pentingnya literasi finansial dan investasi yang proper di Indonesia. Dibandingkan dengan negara maju yang memiliki persentase investor saham yang tinggi, Indonesia masih tertinggal. Ada ajakan untuk membangun kebiasaan investasi yang sehat, baik dari sisi individu maupun melalui dukungan kebijakan pemerintah, agar masyarakat dapat mencapai kemakmuran finansial.
Short Highlights
- Kripto: Potensi imbal hasil semakin kecil, banyak altcoin yang rugkat, utilitas belum jelas, dan sangat spekulatif.
- Saham: Dianggap lebih fundamental, mewakili investasi pada bisnis nyata, dan memiliki regulasi yang lebih jelas.
- Pentingnya Investasi yang Proper: Mengelola portofolio dengan baik, memahami industri, dan tidak sekadar ikut-ikutan untuk menghindari kerugian dan penipuan.
- Perbandingan Pasar Indonesia vs. Negara Maju: Persentase investor saham di Indonesia (1-2%) masih jauh tertinggal dibandingkan negara maju (62%), sehingga pasar saham Indonesia sangat bergantung pada investor asing.
- Edukasi Finansial dan Kebijakan Pemerintah: Pentingnya menanamkan literasi investasi sejak dini melalui kurikulum sekolah dan dukungan kebijakan pemerintah untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam investasi demi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran.
Related Video Summary
- 🔴EKSKLUSIF! Ustadz Khalid Basalamah Klarifikasi Isu Korupsi Kuota Haji: Bongkar Data Pertama Kalinya
- Ngerti Saham Dalam 30 Menit
- Wow!!! Ada Malaikat Pembalas Dendam | Alur Cerita Blacklist | Chapt. 145
- GAK NYANGKA!! Bangkit dari bangkrut lewat WASILAH SEDEKAH. dulu tidur diMASJID kini SUKSES TRILIUNAN
Key Details
Potensi Kripto yang Menurun dan Risiko Investasi [00:00]
- Kelas trading crypto seringkali merugikan peserta jika dihitung secara keseluruhan.
- Ada konten yang menunjukkan bahwa banyak grup trading crypto yang memberikan sinyal justru membuat anggotanya rugi, meskipun mereka menampilkan keuntungan dari sebagian kecil anggota.
- Beberapa pembicara telah beralih dari crypto ke saham. Salah satunya memiliki average buy Bitcoin di kisaran 20.000-30.000 USD, yang sudah naik lebih dari tiga kali lipat.
- Keputusan beralih dari crypto bukan karena kerugian (rungkat), melainkan karena potensi return di crypto dinilai tidak lagi sebesar dulu.
- Potensi return Bitcoin semakin mengecil seiring dengan meningkatnya market cap. Contohnya, kenaikan dari bull market 2017 ke 2021 hanya 3,5 kali lipat, dan prediksi puncak saat ini hanya sekitar dua kali lipat lebih sedikit dari puncak sebelumnya.
Perbandingan Bitcoin dan Altcoin [02:06]
- Setiap siklus halving Bitcoin membuat reward semakin kecil, yang berimpliksi pada potensi return yang semakin mengecil.
- Sekarang, banyak altcoin yang diluncurkan mengalami penurunan nilai (jeblok) setelah terdaftar di bursa (exchange).
- Kesulitan mencari opportunity besar di crypto saat ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
- Ada perbandingan jumlah koin yang semakin banyak setiap minggunya, seperti membuka bisnis franchise milk tea di mana persaingan semakin ketat.
- Sebagian besar altcoin tidak memiliki utilitas yang jelas, berbeda dengan Bitcoin yang diakui sebagai store of value.
- Dalam crypto, banyak orang membeli di decentralized exchange (DEX) sebelum terdaftar di centralized exchange (CEX) besar seperti Binance atau Indodax.
- Klaim bahwa jumlah koin telah mencapai 20 juta koin, berbeda dengan masa lalu yang mungkin lebih sedikit.
Sebenarnya secara fundamental kebanyakan altcoin itu juga kan orang itu main altcoin, invest coin itu tujuannya kan supaya mereka bisa untung, supaya mereka bisa keluar gitu kan. Jadi utility-nya itu juga belum jelas. Kalau Bitcoin kan lebih jelas karena dia store of value yang memang sudah terbukti gitu kan dan pelopor pertama dia menangnya di situ. Kalau altcoin lainnya kan mereka enggak punya advantage itu.
Dominasi Koin dan Biaya Transaksi [07:06]
- Meskipun ada yang aman seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, altcoin yang mendominasi selalu berubah setiap zamannya.
- Solana baru naik di bull market saat ini, sementara di siklus sebelumnya tidak terlalu bagus.
- Biaya transaksi (fee) di Ethereum sangat mahal, bisa mencapai setengah dari nilai transaksi jika jaringan sibuk.
- Biaya transaksi di Binance Chain dan Solana jauh lebih murah, sekitar 1 USD maksimal untuk pengiriman 1.000 USD.
- Biaya transaksi yang murah dianggap memiliki utilitas yang penting, terutama untuk asset dengan market cap besar seperti Ethereum dan Solana, karena dapat mempengaruhi fundamental koin.
- Koin yang kokoh dan jelas seperti Bitcoin dan Ethereum dinilai lebih baik daripada yang murah namun kurang terjamin.
Kalau lu di ETH lu transaksi lewat jaringan ETH itu mahal banget, Bro. Jadi kayak lu kirim ETH, misal ETH lu itu waktu itu harganya R2 juta. Anggap aja waktu itu 1.000 dolar ya. Lu kirim ETH nih 1.000 dolar lu mau kirim ke saudara lu di Amerika gitu ya. misal nah transaction fee-nya ini kalau jaringannya lagi busy itu bisa setengahnya dari nilai yang mau lu kirim itu yai loh enggak enggak enggak enggak make sense kan.
Pergeseran ke Saham dan Spekulasi [11:05]
- Meskipun sempat meraih keuntungan besar di crypto (bahkan berkali-kali lipat), keputusan beralih ke saham lebih didorong oleh sifat spekulatif crypto.
- Dulu sempat bermain di koin micin (kapitalisasi kecil) yang keuntungannya bisa sangat besar, namun sekarang perkembangannya sangat cepat dan sulit diprediksi.
- Potensi return yang lebih kecil di crypto secara otomatis juga mempengaruhi altcoin lainnya.
- Sifat crypto yang sangat spekulatif menjadi alasan utama untuk memindahkan fokus investasi ke saham.
- Pendapat bahwa crypto memiliki tempat tersendiri sebagai aset alternatif (mirip emas karena store of value), namun tidak akan menggantikan pasar saham yang sudah mapan sejak lama.
- Perbandingan sifat Bitcoin dengan emas: keduanya adalah store of value, tidak produktif secara langsung, namun nilainya bisa naik karena karakteristik penyimpanannya.
- Bitcoin dianggap berbeda dari altcoin karena tidak memiliki pendiri yang jelas dan tidak terpengaruh oleh kepentingan perusahaan tertentu, layaknya komoditas emas.
Penipuan dan Keamanan Investasi [22:46]
- Banyak penipuan (scam) di crypto, termasuk phishing, hack akun, dan penipuan yang mengatasnamakan tokoh publik seperti Donald Trump.
- Penipuan ini memanfaatkan ketidaktahuan audiens dan menyertakan barcode atau alamat crypto untuk menipu korban.
- Transaksi di blockchain bersifat transparan, namun sulit dilacak karena identitas asli pengguna tidak diketahui.
- Crypto juga rentan digunakan untuk pencucian uang dan bisnis ilegal.
- Di pasar saham, risiko penipuan masih ada, namun lebih terkelola karena adanya RDN (Rekening Dana Nasabah) yang menjamin kepemilikan aset meskipun sekuritas bangkrut.
Pendekatan Investasi yang Proper [27:29]
- Bermain saham tanpa memahami fundamental dan hanya ikut-ikutan orang lain sama saja dengan berjudi dan berujung pada kerugian.
- Investasi yang sukses berasal dari pengelolaan portofolio yang baik dan pengetahuan yang memadai, bukan dari spekulasi atau all-in.
- Pentingnya diversifikasi portofolio untuk mencapai kekayaan secara bertahap dan konsisten, dengan target return di atas rata-rata pasar (benchmark).
- Pengalaman sebagai fund manager mengajarkan pentingnya strategi investasi yang konsisten dalam jangka panjang.
- Banyak influencer keuangan di Indonesia mendorong aktivitas trading yang sering, padahal investasi jangka panjang yang proper lebih menguntungkan bagi investor.
- Broker dan sekuritas mendapatkan keuntungan dari trading fee dan komisi, sehingga mereka mendorong nasabah untuk sering bertransaksi.
Kalau lu ngecek address-nya dia yang dipasang di sono live streaming yang dia video sebenarnya video lama kan dia nyolong, dia nge-hack akun yang followers-nya gede terus di-publish. Seolah-olah itu akunnya official dari Tesla atau mungkin company-komeni lain gitu ya atau US Government juga bisa pura-pura jadi US government gitu kan. Kalau lu lihat address-nya itu banyak orang ngirimin duit loh gila.
Peran Pemerintah dan Edukasi Finansial [53:10]
- Rendahnya persentase investor saham di Indonesia (1-2%) dibandingkan negara maju (62%) membuat pasar saham Indonesia sangat bergantung pada investor asing.
- Pentingnya edukasi investasi sejak dini melalui kurikulum sekolah untuk mengejar ketertinggalan literasi finansial.
- Pemerintah perlu mendorong dan mengatur agar masyarakat memiliki kebiasaan berinvestasi yang proper, bukan hanya mengejar keuntungan cepat atau terjebak dalam spekulasi.
- Sistem yang baik diperlukan untuk mengelola dana investasi masyarakat, seperti 401k di Amerika Serikat, agar dana tersebut dapat bertumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.
- Perbandingan antara pendapatan tetap (pekerjaan, bisnis) dan investasi sebagai dua jalan menuju kemakmuran finansial.
Peluang Bisnis dan Konten Kreator AI [40:11]
- Menjual mimpi atau janji-janji palsu dalam investasi adalah bentuk penipuan halus.
- Pentingnya transparansi dalam penyajian data investasi, seperti menunjukkan kerugian dan apa yang realistis untuk dicapai oleh klien.
- Platform "Supercuan Saham" menekankan investasi yang proper, bukan jualan mimpi atau pamer harta.
- AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang, termasuk pembuatan konten, dengan menawarkan bootcamp khusus bagi yang ingin mendalami penggunaan AI.
- Konten kreator AI dapat membantu memecahkan masalah bisnis dan mendidik audiens tentang teknologi baru.
Kalau lu jual mimpi, lu pakai deceptive marketing ya itu kan setengah nipu juga hitungannya kan sebenarnya kan.
Masa Depan Investasi dan Peningkatan Ekonomi [59:01]
- Negara maju memiliki tingkat tabungan (saving rate) yang tinggi dan pasar saham yang terus berkembang.
- Kebiasaan menabung dan berinvestasi yang konsisten dapat meningkatkan kesejahteraan individu dan negara.
- Pentingnya dukungan kebijakan pemerintah dan edukasi yang menyeluruh mengenai investasi agar masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang tepat.
- Investasi seharusnya menjadi kebiasaan yang terinternalisasi sejak usia muda, seperti yang terjadi di negara-negara maju.
- Pertumbuhan ekonomi yang positif dapat dicapai jika masyarakat aktif berinvestasi dan berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan-perusahaan di pasar saham.