Ngerti Saham Dalam 30 Menit
Timothy Ronald
1,875,766 views • 3 years ago Save 20 min 9 min read
Video Summary
Investasi saham bagi pemula dijelaskan sebagai pembelian sebagian kecil dari perusahaan terbuka. Saham menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan aset lain dalam jangka panjang, meskipun volatilitasnya juga lebih tinggi. Konsep dasar seperti time value of money dan compounding interest ditekankan sebagai kunci utama dalam pertumbuhan investasi, di mana uang yang diinvestasikan lebih awal akan bekerja untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar seiring waktu.
Dalam video ini, dipaparkan bahwa saham memberikan dua jenis keuntungan: capital gain (kenaikan harga saham) dan dividen (pembagian laba perusahaan). Penting untuk memahami bahwa membeli saham sama dengan membeli sebuah bisnis. Oleh karena itu, pendekatan investasi yang disarankan adalah value investing, yaitu membeli saham perusahaan yang fundamentalnya baik saat harganya sedang diskon atau turun di bawah nilai intrinsiknya, bukan saat pasar sedang euforia atau greedy.
Untuk memulai investasi, diperlukan perantara melalui perusahaan sekuritas. Pemilihan sekuritas harus mempertimbangkan biaya transaksi (fee) yang rendah dan fitur yang sesuai dengan preferensi investor. Video ini juga membedakan antara spekulasi (mencari keuntungan cepat) dan investasi (mengharapkan keuntungan jangka panjang yang sistematis), serta memperkenalkan konsep "Mr. Market" sebagai representasi pasar yang fluktuatif. Analisis mendalam terhadap bisnis, manajemen, dan laporan keuangan perusahaan menjadi fondasi penting dalam value investing, dengan penekanan pada prinsip "safety of principle" dan "adequate return", serta konsep "margin of safety" untuk meminimalkan risiko.
Short Highlights
- Saham adalah kepemilikan sebagian kecil dari perusahaan terbuka.
- Investasi saham menawarkan potensi imbal hasil tinggi dalam jangka panjang, namun volatil.
- Compounding interest dan time value of money adalah konsep krusial untuk pertumbuhan investasi.
- Value investing melibatkan pembelian saham saat harganya di bawah nilai intrinsik dengan "margin of safety".
- Investasi saham melalui perusahaan sekuritas memerlukan analisis fundamental bisnis, bukan hanya melihat grafik harga.
Key Details
Apa Itu Saham [00:21]
- Saham adalah kepemilikan dari sebuah perusahaan, memberikan bagian kecil dari perusahaan besar.
- Umumnya membeli saham perusahaan yang listed atau terbuka (Tbk) yang terdaftar di bursa efek.
- Membeli saham sama dengan membeli sebuah bisnis.
Video ini menjelaskan bahwa saham adalah bentuk kepemilikan dalam sebuah perusahaan dan merupakan aset investasi yang menarik karena potensi imbal hasilnya yang tinggi dalam jangka panjang, meskipun memiliki volatilitas.
Saham itu sebenarnya sesimpel kita membeli sebuah bisnis.
Mengapa Harus Investasi di Saham [01:38]
- Saham memberikan return yang menarik dibandingkan aset kelas lain.
- Dalam jangka waktu panjang, saham akan menghasilkan return tertinggi.
- Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cepat, rata-rata 13% year on year dalam 20 tahun terakhir.
Video ini menggarisbawahi potensi keuntungan saham sebagai investasi jangka panjang yang terbukti mampu memberikan pertumbuhan yang signifikan, seperti yang tercermin pada pertumbuhan IHSG.
Saham itu memberikan kita imbal hasil return yang menarik dibanding aset kelas lain.
Konsep Risk and Return [03:05]
- Setiap investasi selalu memiliki risiko dan return yang berjalan beriringan.
- Semakin tinggi risiko, semakin tinggi potensi return, dan sebaliknya.
- Aset kelas seperti cash, obligasi, properti, saham, dan private equity memiliki tingkat risiko dan return yang berbeda.
Penjelasan ini menekankan hubungan fundamental antara risiko dan potensi keuntungan dalam dunia investasi, di mana aset yang lebih berisiko biasanya menawarkan potensi imbal hasil yang lebih besar.
Makin tinggi resikonya dia return-nya makin tinggi.
Time Value of Money [03:57]
- Konsep bahwa uang yang dimiliki saat ini lebih berharga daripada jumlah uang yang sama di masa depan.
- Ini karena uang saat ini dapat diinvestasikan untuk menghasilkan return tambahan.
- Uang dapat bekerja untuk kita jika diinvestasikan dengan bijak.
Penjelasan mengenai time value of money menegaskan pentingnya menginvestasikan uang sesegera mungkin agar dapat mulai menghasilkan keuntungan seiring berjalannya waktu.
R juta sekarang itu lebih berharga dibanding R juta 10 tahun lagi karena R jutanya bisa kita investasikan untuk menghasilkan return untuk kita.
Compounding Interest [04:27]
- Bunga yang bergulung atau bunga majemuk, di mana bunga dihitung dari pokok ditambah bunga yang telah terkumpul sebelumnya.
- Dianggap sebagai keajaiban dunia ke-8 oleh Albert Einstein.
- Seperti bola salju, dimulai dari kecil namun lama-lama menjadi besar.
Video ini menyoroti kekuatan compounding interest sebagai motor utama pertumbuhan kekayaan dalam investasi jangka panjang, di mana keuntungan yang dihasilkan akan kembali diinvestasikan untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi.
Bunganya ini bergulung dari bunga yang sebelumnya ini seperti bola salju yang awalnya kecil lama-lama jadi lumayan besar.
Perbandingan Menabung vs Investasi Saham [05:01]
- Dalam jangka pendek (1-5 tahun), pergerakan saham tidak dapat diprediksi.
- Namun, dalam jangka panjang (5-10 tahun), perusahaan yang fundamentalnya baik diprediksi akan naik.
- Menabung Rp1 juta per bulan selama 20 tahun hanya menghasilkan Rp240 juta.
- Menginvestasikan Rp1 juta per bulan di pasar saham dengan track record 13% year on year selama 20 tahun dapat menghasilkan lebih dari Rp1,1 miliar.
Perbandingan ini secara gamblang menunjukkan perbedaan drastis antara hasil menabung biasa dan investasi saham dalam jangka waktu yang sama, menekankan keunggulan investasi saham berkat kekuatan compounding.
Uang yang sama nabungnya sama sejuta tapi beda taruh tempat aja itu hasilnya akan jauh lebih besar.
Keuntungan Saham: Capital Gain dan Dividen [07:06]
- Capital gain: Keuntungan dari kenaikan harga saham.
- Dividen: Pembagian sebagian laba perusahaan kepada pemegang saham.
- Perusahaan membagikan dividen dari profit yang dihasilkan, sebagai alternatif dari reinvestasi kembali ke bisnis atau share buyback.
Bagian ini menjelaskan dua sumber keuntungan utama yang bisa didapatkan dari kepemilikan saham, yaitu dari apresiasi harga dan pembagian keuntungan perusahaan.
Perusahaan itu kan biasa menghasilkan profit dan dari profit perusahaan itu antara diinvestasikan balik ke bisnisnya atau dia misalnya share buyback atau dia lakukan yang namanya pembagian dividen ke pemegang saham.
Cara Kerja Perusahaan dan Siklusnya [09:42]
- Perusahaan menjual produk atau jasa untuk mendapatkan laba.
- Semakin besar laba, aset perusahaan meningkat.
- Dengan aset yang meningkat, perusahaan bisa menjangkau konsumen lebih luas, menarik lebih banyak investor, dan siklus laba-meningkat kembali berulang.
Penjelasan ini menguraikan bagaimana perusahaan beroperasi untuk menghasilkan keuntungan dan bagaimana pertumbuhan aset serta jangkauan pasar berkontribusi pada siklus ekspansi bisnis dan daya tarik bagi investor.
Perusahaan jualan lebih banyak barang asetnya meningkat kalau misalnya aset meningkat dia bisa menjangkau konsumen yang lebih luas lagi.
Alasan Perusahaan Menerbitkan Saham [10:55]
- Untuk mendapatkan modal tambahan, terutama untuk ekspansi perusahaan.
- Perusahaan bisa mendapatkan modal dengan cara menerbitkan surat utang (obligasi) atau melepas sebagian kecil kepemilikan bisnisnya (saham).
Video ini menjelaskan bahwa penerbitan saham adalah salah satu cara perusahaan mengumpulkan modal untuk pertumbuhan, yang memberikan pemegang saham bagian kepemilikan.
Kenapa sih perusahaan itu menerbitkan saham kan mereka udah ngasilin duit buat apa jawabannya untuk modal tambahan misalnya perusahaan butuh modal untuk ekspansi perusahaan.
Cara Memulai Investasi Saham [12:10]
- Memilih perusahaan sekuritas sebagai perantara untuk membeli saham di bursa efek.
- Memilih sekuritas yang besar, memiliki rekam jejak panjang, dan volume transaksi yang tinggi.
- Mempertimbangkan fee yang rendah dan fitur yang disukai.
- Pendaftaran akun sekuritas saat ini sebagian besar sudah bisa dilakukan secara online.
Bagian ini memberikan panduan praktis tentang langkah pertama yang harus diambil investor pemula, yaitu memilih dan membuka rekening di perusahaan sekuritas.
Sama kayak misalnya kita fashion ya kalian pilih ada yang suka LV ada yang suka Gucci ada yang suka Dior gitu kan sama sekoritas ada yang suka Mirae ada yang suka Indo premier ada yang suka Tri g Itu terserah kalian mau pakai yang mana.
Spekulasi vs Investasi [13:53]
- Spekulasi: Mencari keuntungan cepat, seperti membeli tiket lotre, dengan harapan keuntungan besar dalam waktu singkat.
- Investasi: Mengharapkan keuntungan jangka panjang yang sistematis, dengan fokus pada risk adjusted return.
Video ini membedakan dua pendekatan dalam bertransaksi di pasar modal, yaitu spekulasi yang berisiko tinggi dan investasi yang lebih terukur dan berorientasi jangka panjang.
Spekulasi adalah kita mau kayak cepat kita cari saham-saham tuh kayak kita beli ee lottery tiket gitu kita mau jadi Wah Mau ber 10 kali 20 kali gitu mau jadi kaya tapi investasi ya itu mengharapkan keuntungan jangka panjang yang sistematis.
Konsep Mr. Market [14:51]
- Pasar saham dilihat sebagai "Mr. Market," entitas yang emosional dan fluktuatif, selalu ayun antara panik dan keserakahan (greed).
- Mr. Market akan menawarkan harga saham dengan sangat ekstrem, terkadang terlalu rendah (diskon) atau terlalu tinggi.
- Sebagai investor, kita harus memanfaatkan penawaran harga yang tidak masuk akal dari Mr. Market.
Konsep "Mr. Market" digunakan untuk menggambarkan volatilitas pasar, yang menciptakan peluang bagi investor untuk membeli aset saat harganya murah karena ketakutan pasar, atau menjual saat harganya tinggi karena keserakahan.
Mister market adalah orang yang nyebelin dan sangat mudian dia selalu swing antara panik dan juga gdyya orang jadi orang serakah sama panik tuh dimain-mainin terus sama dia.
Contoh Investasi Value Investing pada Saham [16:33]
- Pada November 2022, saham Bank BNI diperdagangkan di harga Rp4.660, turun drastis dari puncaknya.
- Meskipun pasar panik, investor value investing melihat ini sebagai kesempatan untuk membeli dengan diskon besar.
- Saat video dibuat, harga saham tersebut telah naik menjadi Rp9.000, menunjukkan keuntungan signifikan bagi yang membeli saat harga rendah.
Contoh nyata ini mengilustrasikan prinsip value investing, di mana investor yang sabar membeli aset berkualitas saat pasar sedang panik dan harga sedang diskon, untuk kemudian mendapatkan keuntungan saat pasar pulih.
Kalau orang lagi Greedy 10.000 takut gitu orang malah lihat saham naik malah mau dikejar gitu kan Kalau gua sukanya lihat saham yang turun saham-saham yang diskon ya.
Konsep Value Investing Benjamin Graham [20:09]
- Investasi adalah operasi yang berdasarkan analisis menyeluruh, menjanjikan keamanan prinsip dan return yang memadai (adequate return).
- Analisis menyeluruh (thorough analysis) meliputi pemahaman bisnis, manajemen, dan cara perusahaan menghasilkan laba.
- Keamanan prinsip (safety of principle) berarti menjaga modal agar tidak hilang.
- Adequate return berarti return yang cukup, bukan return yang luar biasa tinggi yang mengorbankan modal.
Konsep fundamental dari Benjamin Graham ini menekankan pentingnya analisis mendalam, perlindungan modal, dan target return yang realistis sebagai inti dari strategi investasi yang sukses.
An investment Operation is one Which upon thralysis promis safety of principle and quate return.
Margin of Safety [23:35]
- Jarak antara nilai intrinsik suatu aset dan harganya di pasar.
- Merupakan perlindungan terhadap kesalahan analisis atau pergerakan pasar yang tak terduga.
- Investor harus membeli aset ketika harganya jauh di bawah nilai intrinsiknya untuk memiliki "margin of safety" yang besar.
Konsep "margin of safety" adalah pilar utama dalam value investing, berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi investor dari potensi kerugian jika prediksi nilai intrinsik atau pergerakan pasar ternyata meleset.
Tiga kata-kata paling penting margin of safety.
Cara Analisa Perusahaan untuk Investasi [26:42]
- Memahami dan membaca laporan keuangan (Balance Sheet, Income Statement, Cash Flow Statement) yang saling berhubungan.
- Mempelajari sektor industri yang akan diinvestasikan, memahami produk, jasa, dan cara perusahaan menghasilkan uang.
- Melakukan valuasi perusahaan sesuai dengan sektornya, karena cara valuasi perusahaan energi akan berbeda dengan perusahaan consumer goods.
Bagian ini menguraikan langkah-langkah analitis yang perlu dilakukan investor untuk memahami nilai sebuah perusahaan, termasuk membaca laporan keuangan dan mempelajari industrinya secara mendalam.
Laporan keuangan tergidiri dari tiga Yang pertama adalah Balance sheetnya Income statement dan juga cash flow statement kalian harus ngerti nih kenapa ini saling berhubungan.