Menu
Profesi Unik & Langka, Dokter Ini Spesialisasi Mengobati Iklan! | Helmy Yahya Bicara

Profesi Unik & Langka, Dokter Ini Spesialisasi Mengobati Iklan! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

383 views 16 hours ago Save 48 min 9 min read

Video Summary

Seorang dokter hewan spesialis ikan hias membagikan pengalamannya merawat ikan-ikan bernilai miliaran rupiah, termasuk Arowana Super Red seharga 1,5 miliar yang sakit gangguan pencernaan dan ikan Koi miliaran yang luka pasca perjalanan dari Jepang. Ia mengungkapkan bahwa ikan hias memiliki karakter unik, bahkan ada yang monogami dan bisa ikut mati jika pasangannya meninggal. Profesi langka ini, yang digeluti oleh segelintir dokter hewan di Indonesia, menawarkan penghasilan yang sangat lumayan, bahkan ada klien yang rela terbang dari Medan hanya untuk konsultasi.

Selain menangani kasus medis seperti tumor, prolaps, dan bahkan diabetes pada ikan, ia juga menyediakan layanan penitipan ikan (fish hotel) dan memiliki "fish cemetery" di samping kliniknya. Pengalaman unik lainnya termasuk merawat ikan Piranha yang kini ilegal dipelihara, ikan hiu, serta membuatkan "kursi roda" untuk Ikan Mas Koki yang kesulitan berenang akibat kelainan anatomi. Ia juga menekankan pentingnya edukasi bagi pemilik ikan, terutama mengenai ciri ikan segar untuk dikonsumsi dan bahaya pelepasan ikan invasif ke perairan umum.

Short Highlights

  • Ikan Termahal yang Dirawat: Arowana Super Red seharga 1,5 miliar Rupiah.
  • Penyakit Unik: Diabetes pada ikan, "masuk angin" (gangguan pengeluaran udara), prolaps saluran pencernaan, dan tumor.
  • Perilaku Ikan: Memiliki karakter, bisa stres, monogami (Canac Berca), dan bahkan ikut mati jika pasangan meninggal.
  • Layanan Tambahan: Penitipan ikan (fish hotel) dan pemakaman ikan (fish cemetery).
  • Perawatan Khusus: Membuat "kursi roda" dari selang untuk Ikan Mas Koki yang kesulitan berenang.
  • Risiko Operasi: Tingkat kegagalan operasi mencapai 60%.
  • Klien dari Seluruh Indonesia: Pasien dikirim dari berbagai daerah, bahkan dokter terbang ke lokasi jika diperlukan.
  • Ikan yang Kini Ilegal: Piranha dan Red-tail Catfish.
  • Ikan yang Pernah Dilepas: Arapaima dan Piranha di perairan Indonesia.
  • Ikan Cupang Termahal: Pernah mencapai 70 juta Rupiah.
  • Umur Ikan Mas Koki: Rata-rata 3-5 tahun, tergantung perawatan.
  • Penyebab Kematian Ikan: Keracunan feses sendiri karena filter yang kurang baik.
  • Kewaspadaan Konsumsi Ikan: Pentingnya memperhatikan mata ikan yang cembung dan jernih, serta tidak terlalu berlendir.

Key Details

Dokter Hewan Spesialis Ikan Hias [0:00]

  • Menjadi dokter hewan spesialis ikan hias, fokus pada medis ikan hias, bukan anjing atau kucing.
  • Membagikan keseharian merawat ikan di media sosial, menarik perhatian netizen yang sering berkomentar.
  • Banyak yang tidak tahu harga ikan hias yang dirawat, menganggap ikan mati sebaiknya dimakan saja.

    "Ngapain diobatin, dimakan aja gitu, kalau mati ya udah dimakan aja, dagingnya enak."

Ikan Termahal yang Pernah Dirawat [1:25]

  • Pernah merawat Arowana Super Red jenis Kumpai seharga 1,5 miliar Rupiah, yang merupakan "Indonesian Pride".
  • Pemilik ikan tersebut adalah seorang pejabat Indonesia.
  • Ikan tersebut mengalami gangguan saluran pencernaan, berenang di dasar dan tidak mau naik.

    "Aruwana itu pernah, satu setengah miliar per ekor."

Diagnosis Arowana Miliaran [2:25]

  • Suspek awal adalah gangguan saluran pencernaan, namun belum ada diagnosis pasti.
  • Tawaran untuk melakukan endoskopi ditolak oleh pemilik karena risiko pembiusan pada ikan.
  • Ikan tersebut tidak sembuh karena tidak mendapatkan diagnosis pasti dan pemilik menolak pemeriksaan lanjutan.

    "Jadi owner gak mau take the risk gitu. Takut ikannya kenapa-kenapa."

Pasien Ikan Koi Miliaran [3:35]

  • Pernah merawat ikan Koi seharga miliaran Rupiah, juga milik pejabat.
  • Penyakitnya adalah luka-luka biasa akibat infeksi bakteri setelah perjalanan jauh dari Jepang ke Indonesia.
  • Stres akibat pengiriman membuat kondisi ikan tidak bagus.

    "Kondisinya karena pengiriman kondisinya gak bagus."

Karakteristik Unik Ikan [4:40]

  • Ikan memiliki karakter masing-masing, ada yang menjadi "pembuli", "leader", "follower", dan yang imunnya lemah.
  • Beberapa ikan bisa bersifat cemburuan atau bahkan monogami.
  • Contoh ikan monogami adalah Cana Barka yang harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta Rupiah jika sudah berpasangan.

    "Jadi ada yang sifatnya pembuli, ada yang memiliki sifat leader yang tinggi."

Perjuangan Mendapatkan Pasangan Ikan [5:30]

  • Mendapatkan pasangan jantan dan betina untuk ikan tertentu sangat sulit dan bisa mengorbankan beberapa ekor pejantan.
  • Jika salah satu pasangan mati, ikan yang ditinggal juga bisa ikut mati.
  • Fenomena ini mirip dengan binatang mamalia yang memiliki ikatan kuat.

    "Tapi kalau pasangannya mati. Dia ikut mati."

Alasan Memilih Spesialisasi Ikan [6:20]

  • Alasan pertama adalah hobi yang berlanjut ke komunitas, lalu melihat adanya dokter ikan yang belum terlalu menonjolkan diri.
  • Alasan kedua adalah melihat potensi pasar yang luas, tidak hanya di kalangan komunitas ikan hias.
  • Melihat minimnya dokter ikan spesialis di kota-kota besar seperti Bandung, Jogja, dan Surabaya.

    "Kenapa aku gak mulai juga. Cuma aku pengen marketnya tidak hanya orang komunitas."

Rekor Ikan Termahal di Dunia [7:50]

  • Rekor ikan Koi termahal di dunia mencapai 24 miliar Rupiah, dibeli oleh orang China.
  • Arowana jenis Kumpai pernah ditangani dengan harga 1,9 miliar Rupiah.

    "Rekornya itu 24M di dunia."

Prosedur Operasi Ikan [8:25]

  • Melakukan operasi pada ikan, termasuk anestesi dan perawatan pasca operasi.
  • Tingkat kegagalan operasi selama ini sekitar 60%, dengan keberhasilan 40%.
  • Biaya operasi besar (laparotomi) bisa mencapai sekitar 9 juta Rupiah, belum termasuk rawat inap.

    "Jadi post surgerynya kita melakukan perawatan. Sampai ikan itu benar-benar kita nyatakan bisa pulang."

Layanan Klinik dan Staf [9:50]

  • Klinik berlokasi di Bekasi, dengan 8 staf.
  • Menerima pasien dari seluruh Indonesia, bahkan pasien dikirim melalui penerbangan.
  • Jika ikan sakit banyak, dokter rela terbang ke lokasi pasien.

    "Jadi aku bener-bener terima pasien dari seluruh Indonesia."

Fish Hotel dan Fish Cemetery [11:15]

  • Menyediakan layanan penitipan ikan (fish hotel) saat pemilik bepergian, dengan tarif 75 ribu Rupiah per ekor per hari.
  • Memiliki "fish cemetery" atau pemakaman ikan di samping klinik.
  • Menawarkan opsi penguburan atau kremasi (dibungkus kain) untuk ikan yang mati.

    "Ada fish cemetery di samping klinik."

Pengalaman Merawat Ikan Berbahaya [13:10]

  • Pernah merawat Piranha yang kini ilegal dipelihara.
  • Pernah digigit Arowana saat operasi tumor di lidah.
  • Merawat ikan hiu (black tip, white tip) tanpa insiden serius.

    "Terus tiba-tiba dia nyaplok gitu berdarah."

Penanganan "Masuk Angin" dan "Ambayen" pada Ikan [14:55]

  • Menangani ikan "masuk angin" dengan menusuk perut ikan untuk mengeluarkan udara.
  • Menangani "prolaps saluran pencernaan" (disebut "ambayen" untuk konten) dengan memasukkan kembali usus atau memotong tumor.

    "Akhirnya aku tusuk pakai jarum. Aku keluarin dan bener itu udara yang keluar."

Ikan Diabetes dan "Kursi Roda" Ikan Mas Koki [16:10]

  • Menangani kasus diabetes pertama pada ikan, ditandai dengan muntah setelah makan, disembuhkan dengan obat yang dilarutkan di air.
  • Membuat "kursi roda" dari selang dan pelampung untuk Ikan Mas Koki yang kesulitan berenang akibat kelainan anatomi.

    "Jadi dia itu keplintir gitu. Jadi kan harusnya, oke ikan berang harusnya gini ya. Tapi dia gini nih."

Ikan Sapu-sapu Mahal dan Ikan Oscar [18:30]

  • Beberapa jenis ikan sapu-sapu hias bisa berharga mahal, hingga 15 juta Rupiah per ekor.
  • Ikan Oscar dulunya populer, kini lebih sering menjadi pendamping Arwana.

    "Itu yang ada di sungai Ciliwung itu memang ikan sapu-sapu yang sorry banget memang agak kurang menarik kan bentuknya."

Siklus Hidup dan Hormon Ikan [19:35]

  • Ikan tidak mengalami menstruasi atau menopause, namun masa produksi telurnya menurun seiring usia.
  • Ikan bisa menjadi lebih teritorial dan agresif saat musim kawin (birahi).

    "Jadi gak ada yang menopos. Tapi ikan bisa menurun masa produksinya."

Tren Ikan Hias di Indonesia [20:15]

  • Popularitas ikan Lohan menurun seiring munculnya jenis ikan hias baru.
  • Indonesia merupakan negara yang sangat maju dalam hobi ikan hias air tawar.
  • Kualitas ikan Koi di Indonesia diakui lebih bagus dibanding negara maju lainnya.

    "Indonesia tuh ternyata salah satu yang keren lah gitu untuk ikan hias air tawar."

Kerugian Besar Akibat Penyakit Ikan [21:30]

  • Seorang klien kehilangan puluhan miliar Rupiah karena satu kolam ikan Koi mati akibat virus.
  • Meskipun rugi besar, pemilik tetap melanjutkan hobi memelihara ikan.

    "Dia sampai bilang, ya ini mobil sport dog gitu. Hilang ya?"

Edukasi Konsumsi Ikan Segar [22:30]

  • Ciri ikan segar untuk dikonsumsi: mata cembung dan jernih, tidak terlalu berlendir.
  • Ikan beku (frozen) masih oke jika tidak disimpan terlalu lama (maksimal seminggu).
  • Sarden dan ikan olahan lainnya masih dianggap sehat jika tidak terlalu banyak diproses.

    "Matanya itu harus jernih memang. Ya gak boleh, gak boleh keputihan warna matanya gitu."

Ikan Konsumsi dan Ikan Hias [24:00]

  • Ikan gabus (Cana) memiliki kolagen tinggi, namun ada jenis yang lebih cocok untuk hias daripada konsumsi.
  • Ikan lele konsumsi yang dibeli dari tukang ikan bisa tumbuh hingga satu meter jika dipelihara.
  • Red-tail Catfish dilarang dipelihara karena sifat invasifnya yang dapat merusak ekosistem asli Indonesia.

    "Dia sifatnya sangat-sangat rakus. Jadi takutnya dia kalo misalnya sampe lepas ke perairan Indonesia, dia makan ikan-ikan asli Indonesia."

Ikan Endemik dan Invasif [26:00]

  • Ikan Bilih dari Danau Singkarak menjadi predator jika dilepas di Danau Toba.
  • Ikan Nila dan Mujair (dari Afrika) serta Lele (dari luar Indonesia) bersifat invasif dan dapat mengalahkan telur ikan endemik.
  • Melepaskan ikan non-endemik ke perairan umum sangat berbahaya bagi ekosistem.

    "Makanya baiknya gak dilepas liarkan."

Pengalaman Merawat Arapaima [27:00]

  • Arapaima yang dilepas ke perairan Indonesia cenderung mati karena perbedaan parameter air.
  • Merawat Arapaima berukuran 2 meter membutuhkan penangkapan yang melibatkan banyak orang dan jarum suntik stainless steel.
  • Penyakit Arapaima yang pernah ditangani adalah infeksi bakteri karena tidak mau makan.

    "Jadi aku nyuntik Arapaima itu pake yang stainless."

Fenomena Ikan Cupang dan Hobi Memelihara Ikan [29:00]

  • Ikan Cupang sempat sangat populer, terutama saat pandemi COVID-19, dengan harga mencapai 70 juta Rupiah.
  • Memelihara ikan dapat meredakan stres, namun ikan harus dalam kondisi sehat.
  • Dokter ikan tidak menerima kasus estetika (potong sirip, dll.) hanya kasus medis.

    "Jadi semua orang pengen pelihara sesuatu kan. Dan harganya jadi gila tuh harganya."

Perawatan Ikan Mas Koki dan Gurame [31:00]

  • Ikan Mas Koki memiliki umur pendek (3-5 tahun) dan rentan mati karena keracunan feses jika filter akuarium tidak baik.
  • Pentingnya filter yang baik dan tidak menyarankan adanya bebatuan atau pasir di dasar akuarium yang menyimpan kotoran.
  • Dokter ikan mengaku jarang makan ikan utuh karena merasa kasihan dan mengetahui detail anatomi serta potensi parasit di dalamnya.

    "Jadi sebenernya ikan itu banyak mati karena dia keracunan. Fesisnya sendiri."

Hewan Peliharaan Lain dan Ikan Pari [33:00]

  • Memiliki kucing, ikan, dan kura-kura, tidak merasa paradoks karena kucing memakan makanan olahan (UPF).
  • Pernah memelihara ikan pari air tawar yang coraknya bagus dan bisa berharga puluhan juta Rupiah.
  • Ikan pari air tawar lebih mudah dirawat dibanding air laut.

    "Jadi ada ikan pari yang air tawar, ada ikan pari yang air laut."

Other People Also See