Menu
"Kalo Sudah Tiada Baru Terasa" Abdel & Temon. | Helmy Yahya Bicara

"Kalo Sudah Tiada Baru Terasa" Abdel & Temon. | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

2,791 views 17 hours ago Save 49 min 4 min read

Video Summary

Cik Abdel mengungkapkan pengalaman mendalamnya selama 13 tahun membawakan acara religi "Mama Dede". Ia berbagi bagaimana batasan yang jelas dalam acara tersebut justru memberinya keleluasaan, serta pelajaran berharga tentang rasa syukur dan kerendahan hati setelah mendengar berbagai permasalahan penonton.

Perjalanan kariernya juga diwarnai oleh persahabatan yang erat dengan mendiang Temon. Abdel mengenang momen-momen lucu dan tak terlupakan, serta penyesalan karena tidak menghabiskan lebih banyak waktu bersama sahabatnya itu. Ia juga membahas evolusi kariernya dari membawakan acara religi, menjadi komedian stand-up, hingga kesibukannya saat ini yang mencakup studi S2 dan berbagai proyek konten kreatif, termasuk "Ho Ho Yi" yang membahas diplomasi internasional.

Short Highlights

  • Peran Cik Abdel di "Mama Dede"
  • Pelajaran hidup dari "Mama Dede"
  • Persahabatan dengan Temon
  • Evolusi karier Cik Abdel
  • Inspirasi dan formula komedi
  • Program "Ho Ho Yi"
  • Daftar komika favorit Cik Abdel

Key Details

Pengalaman di "Mama Dede" [00:00:00]

  • Cik Abdel membawakan acara religi "Mama Dede" selama 13 tahun, dari 2006.
  • Ia merasa lebih leluasa karena batasan yang jelas dalam acara tersebut.

    "Di Mama Dede itu, pokoknya kalo ayat sama hadis lu ga boleh bercandain ya Del."

Pelajaran dari "Mama Dede" [00:03:41]

  • Acara tersebut mengajarkan pentingnya menjaga diri dari perbuatan tercela.
  • Mendengarkan permasalahan penonton membuatnya merasa lebih bersyukur atas hidupnya.

    "Jadi sih, memang syutingnya jadi agak ribet sih. Karena si produsernya tuh ngumpulin, ayo lo mau nanya apa?"

Hubungan dengan Mama Dede [00:05:40]

  • Mama Dede sering menelepon dan memberikan nasihat, bahkan hingga urusan aurat.
  • Ia dianggap seperti ibu sendiri, bahkan lebih galak dari ibu kandung.

    "Aurat tuh, aurat. Pake ternyata pendeknya ga boleh."

Kedermawanan Mama Dede [00:07:00]

  • Mama Dede dikenal sangat dermawan, sering memberangkatkan kru ke Umrah.
  • Ia rutin membagikan beras setiap bulan kepada banyak orang.

    "Setiap bulan dia 4-6 orang berangkat."

Persahabatan dengan Temon [00:12:00]

  • Cik Abdel merasa sangat kehilangan sahabatnya, Temon, yang meninggal dunia.
  • Ia menyimpan banyak rekaman kenangan bersama Temon yang kini sulit ditemukan.

    "Kayak memang bener kata Bang Roma setelah tiada baru berasa mas."

Penyesalan dan Kenangan [00:14:30]

  • Ada penyesalan karena tidak menghabiskan lebih banyak waktu bersama Temon.
  • Kenangan bersama Temon selalu menyenangkan dan meninggalkan kesan baik.

    "Temon itu meninggalkan banyak kenangan baik. Bukan buat gue doang gitu. Buat orang lain juga banyak kenangan baik."

Karier Stand Up dan "Menolak Muda" [00:24:00]

  • Cik Abdel akan menggelar pertunjukan "Menolak Muda" pada 31 Oktober.
  • Pertunjukan ini akan membahas penerimaan usia tua dan perubahan gaya hidup.

    "Yang ditolak dari mudanya adalah. Hal-hal yang. Yang. Yang. Dulu. Tidak gue. Lakukan."

Tantangan Menjadi Orang Tua [00:27:00]

  • Abdel akan menceritakan pengalamannya melepas anak kuliah dan menghadapi kekhawatiran menjadi orang tua.
  • Ia juga akan membahas perbedaan gaya pacaran anak zaman sekarang.

    "Ini yang gue rawat dari kecil gitu. Nyamuk aja gak boleh gigit Del. Tiba-tiba kita serahkan ke seorang laki-laki."

Program "Ho Ho Yi" [00:36:00]

  • "Ho Ho Yi" adalah program yang membahas diplomasi luar negeri dan hubungan internasional.
  • Acara ini mengundang duta besar, konjen, dan para ahli di bidangnya.

    "Jadi kita ngomongin tentang. Masalah-masalah internasional menurut. Kita yang. Oke."

Komika Terlucu Versi Cik Abdel [00:41:00]

  • Abdel menyebutkan lima komika terlucu saat ini: Arif Brata, Ali Akbar, OQDM, Panji, dan Danny Beller.
  • Ia mengagumi kemampuan Panji dalam memajukan industri stand up comedy.

    "Arif Brata. Semua orang nyebut dia lah. Emang kita gak. Gak bisa memungkiri bahwa dia itu luar biasa."

Gaya Komedi Abdel [00:50:00]

  • Gaya komedinya digambarkan sebagai "Joks Bapak Bapak".
  • Ia terlatih membuat lelucon sejak siaran radio di SK.

    "Kayaknya ini natural pembawaan semenjak siaran ya mas."

Perkembangan Industri Komedi [00:55:00]

  • Komika muda kini mampu menciptakan pasar mereka sendiri tanpa harus bergantung pada TV.
  • Diferensiasi dan orisinalitas menjadi kunci kesuksesan.

    "Mereka menciptakan pasarnya sendiri. Pasarnya sendiri, iya."

Other People Also See

Why Streamers feel EMPTY..
Why Streamers feel EMPTY..
SonnyFaz 424 views Save 14 min 9 min read
"Pro" phones are stupid.
"Pro" phones are stupid.
Linus Tech Tips 32,609 views Save 5 min 6 min read