Menu
INSPIRATIF, ANAK PENJUAL TAHU BANGUN SEKOLAH & BERANI GAJI TINGGI UNTUK GURU | Bilqis Firyal Nabilah

INSPIRATIF, ANAK PENJUAL TAHU BANGUN SEKOLAH & BERANI GAJI TINGGI UNTUK GURU | Bilqis Firyal Nabilah

Helmy Yahya Bicara

549,849 views • 12 days ago Save 42 min 5 min read

Video Summary

Dr. Bilkis Virial Nabila, seorang pendidik muda berusia 29 tahun, mendirikan sekolah Muslim Cendekia di Malang Raya dengan visi untuk membangun manusia berkualitas demi masa depan Indonesia. Sekolah ini tidak hanya berfokus pada kurikulum akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan adab siswa melalui berbagai program inovatif.

Muslim Cendekia kini memiliki tiga kampus dengan 700 siswa, menerapkan seleksi ketat tidak hanya untuk siswa tetapi juga orang tua demi menyelaraskan visi pendidikan. Sekolah ini menolak "Bantuan Makan Gizi" (MBG) demi menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan, serta memberikan gaji guru yang diklaim tertinggi di Malang Raya, bahkan di atas Upah Minimum Regional (UMR), lengkap dengan bonus semester dan kesempatan studi banding ke Singapura. Dr. Bilkis bertekad mengangkat harkat dan martabat guru, memastikan mereka datang ke sekolah dengan bahagia dan bangga, serta merencanakan pembangunan SMA untuk melengkapi jenjang pendidikan di sekolahnya.

Short Highlights

  • Dr. Bilkis Virial Nabila, 29 tahun, mendirikan sekolah Muslim Cendekia dengan fokus pada pembangunan manusia dan karakter.
  • Sekolah ini memiliki tiga kampus di Kota Batu dengan 700 siswa, menerapkan seleksi siswa dan orang tua.
  • Muslim Cendekia menolak "Bantuan Makan Gizi" (MBG) demi menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan.
  • Gaji guru diklaim tertinggi di Malang Raya, di atas UMR, dengan bonus semester dan studi banding ke Singapura.
  • Program "sesi hening" diterapkan untuk melatih siswa agar mindful, bersyukur, dan mencintai diri sendiri.
  • Sekolah berupaya menjadi "rumah kedua" bagi siswa dan guru, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan bahagia.
  • Dr. Bilkis berencana membangun jenjang SMA untuk melengkapi pendidikan di Muslim Cendekia.

Key Details

Pendiri Muda dan Visi Pendidikan [00:01:07]

  • Dr. Bilkis Virial Nabila, 29 tahun, lulusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang, mendirikan sekolah Muslim Cendekia.
  • Ia terinspirasi dari pengalamannya mengajar sejak SMA di berbagai daerah, termasuk Madura dan Papua.
  • Kecintaannya pada mengajar didorong oleh kepuasan melihat siswa berbinar saat mengejar mimpi dan menikmati proses belajar.

    "Tetapi ada kepuasan tersendiri ketika idealisme saya itu bisa tercurahkan. Kemudian saya bercerita ke anak-anak tentang mimpi masa depan yang harus kalian kejar. Itu rasanya luar biasa."

Tiga Kampus dan Seleksi Ketat [00:04:10]

  • Muslim Cendekia memiliki tiga kampus di Kota Batu, melayani jenjang SD dan SMP.
  • Total terdapat 700 siswa di ketiga kampus tersebut.
  • Sekolah menerapkan seleksi tidak hanya untuk siswa, tetapi juga wawancara orang tua untuk menyelaraskan visi pendidikan.

    "Kita mau lihat orang tua ini bagaimana concernnya tentang pendidikan. Apakah dia punya visi dan misi yang sama dengan Muslim Cendekia."

Menolak MBG dan Menjaga Standar Makanan [00:07:22]

  • Muslim Cendekia menolak tawaran "Bantuan Makan Gizi" (MBG) sebanyak empat kali.
  • Alasannya adalah standar kebersihan dan proses memasak makanan yang menjadi bagian dari edukasi siswa.
  • Siswa dilibatkan dalam proses penyajian dan pembersihan setelah makan, belajar tentang higienitas dan tanggung jawab.

    "Kami punya standar sendiri bagi kami, makanan disajikan, lauk boleh sederhana, tetapi higienis, jam berapa itu kemudian dimasak. Dan itu adalah bagian pendidikan anak-anak."

Gaji Guru Tertinggi dan Pengembangan Profesional [00:09:34]

  • Dr. Bilkis mengklaim gaji guru di Muslim Cendekia adalah yang tertinggi di Malang Raya dibandingkan sekolah lain dengan tarif SPP serupa.
  • Gaji guru berada di atas UMR, ditambah bonus semester.
  • Guru yang telah mengabdi 2-3 tahun diberangkatkan ke Singapura untuk belajar dan menumbuhkan rasa percaya diri.

    "Saya berani bertaruh Pak, kalau gaji guru di Muslim Cendekia, Semalang Raya, saya yang paling tinggi Pak."

Tantangan Guru di Luar Negeri [00:11:04]

  • Program studi banding ke Singapura dirancang sebagai tantangan bagi guru untuk mandiri tanpa HP dan sinyal.
  • Seorang guru pernah tersesat dan ditemukan dalam kondisi linglung setelah berjalan selama 5 jam.
  • Pengalaman ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian dan kemandirian guru, serta memperkuat ikatan emosional.

    "Saya ini kalau lapor, saya kalau lapor ke KBRI, saya yang akan dimarahi. Buat tantangan aneh-aneh."

Peran Guru dan "Sesi Hening" [00:13:55]

  • Peran guru lebih dari sekadar mengajar akademis; mereka harus menularkan mimpi dan menumbuhkan kecintaan belajar.
  • Guru harus terinspirasi terlebih dahulu agar dapat menginspirasi siswanya.
  • Setiap hari, ada "sesi hening" selama 20 menit bagi siswa untuk berlatih mindfulness, bersyukur, dan mencintai diri sendiri, sebagai respons terhadap paparan gadget.

    "Guru itu harus terinspirasi dulu, baru dia bisa menginspirasi."

Sekolah sebagai Rumah Kedua [00:18:00]

  • Muslim Cendekia diharapkan menjadi "rumah kedua" bagi anak-anak setelah rumah mereka.
  • Sekolah juga dirancang sebagai tempat yang nyaman dan membahagiakan bagi guru.
  • Kepala sekolah bertanggung jawab memastikan semua orang datang dengan aman, nyaman, dan bahagia.

    "Bagi saya, kalau guru saya begitu, saya kepala sekolah yang gagal. Ketika saya tidak berhasil."

Komunikasi Anti "Rasan-Rasan" dan Fasilitas Guru [00:19:48]

  • Di sekolah diterapkan aturan komunikasi yang ketat, termasuk larangan "rasan-rasan" (gosip) antar guru, siswa, dan kepala sekolah.
  • Fasilitas ruang guru dilengkapi meja pribadi, dispenser, kulkas, dan makan siang gratis.
  • Kegiatan pengembangan diri guru, seperti klub olahraga dan kesenian, diadakan untuk menunjang "life balance" dan empati.

    "Kepala sekolah tidak boleh ngerasani gurunya. Gurunya tidak boleh ngerasani temannya, tidak boleh ngerasani kepala sekolah."

Dukungan Orang Tua dan Semangat Belajar [00:26:10]

  • Orang tua siswa menunjukkan antusiasme luar biasa dalam mengikuti kegiatan sekolah, bahkan rela datang jauh sebelum acara dimulai.
  • Dr. Bilkis merasa beruntung memiliki orang tua murid yang sangat mendukung Muslim Cendekia.
  • Hal ini menunjukkan bahwa sekolah dan orang tua memiliki visi yang sama dalam mendidik anak.

    "Bapak Ibu, siapa yang kemarin di rumah sudah mempraktekan sesi hening dengan anak anda? Karena saya bilang, anak Bapak Ibu sudah pinter, untuk sesi hening gitu kan?"

Cita-cita dan Pengembangan Sekolah [00:33:50]

  • Dr. Bilkis ingin guru-guru merasa bangga dan bahagia mengajar di Muslim Cendekia, serta memiliki mimpi yang terwujud.
  • Sekolah menargetkan pembangunan dana abadi agar guru yang pensiun tetap dapat hidup layak.
  • Saat ini sedang dalam proses pembangunan jenjang SMA untuk melengkapi pendidikan berkelanjutan, didanai secara mandiri (bootstrapping).

    "Saya ingin guru-guru. Itu punya rasa bangga ketika mereka menjadi guru. Ketika mereka mengajar, mereka proud dengan Muslim Cendekia ya."

Other People Also See