Menu
Komedian Masuk Politik: Cari Panggung atau Peluang⁉️ Cak Lontong Bongkar Alasan Jadi Komisaris Ancol

Komedian Masuk Politik: Cari Panggung atau Peluang⁉️ Cak Lontong Bongkar Alasan Jadi Komisaris Ancol

kasisolusi

251 views 17 hours ago Save 67 min 6 min read

Video Summary

Pelawak terkenal, Cak Lontong, kini menjabat sebagai Komisaris di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Penunjukannya menuai pertanyaan tentang "jatah" politis, namun ia menegaskan melalui proses seleksi profesional.

Cak Lontong mengklaim pengalamannya di dunia hiburan dan jaringan pertemanannya justru menjadi aset kontribusi bagi Ancol. Ia memaparkan berbagai inisiatif yang telah dan akan diluncurkan, seperti revitalisasi Pasar Seni, Jazz Night, Sunset Sound, dan bahkan pagelaran tinju di tepi pantai. Inisiatif ini bertujuan menghidupkan kembali Ancol sebagai destinasi hiburan yang dinamis, menarik pengunjung, dan meningkatkan pendapatan, bahkan dengan strategi tiket gratis yang terbukti mendongkrak omzet kuliner dan UMKM.

Short Highlights

  • Cak Lontong ditunjuk sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
  • Penunjukan ini melalui proses seleksi profesional, bukan sekadar "jatah" politis.
  • Ia mengklaim memiliki pengalaman dan jaringan yang bisa berkontribusi bagi Ancol.
  • Berbagai inisiatif baru telah dan akan diluncurkan untuk menghidupkan Ancol.
  • Inisiatif tersebut bertujuan meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan Ancol.
  • Cak Lontong menekankan pentingnya fokus dan inovasi dalam bisnis.
  • Ia juga menyoroti pentingnya rasa "cukup" dalam kehidupan dan pemberantasan korupsi.

Key Details

Penunjukan sebagai Komisaris Ancol [00:00:00]

  • Cak Lontong ditunjuk sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
  • Penunjukannya menimbulkan pertanyaan mengenai "jatah" politis, namun ia menegaskan melalui proses seleksi profesional.
  • Ia menyatakan bahwa tim seleksi bukan dari Pemprov DKI Jakarta, melainkan tim independen profesional.

    "Sebenarnya nggak juga. Jatah itu mungkin orang menganggapnya itu seperti jatah. Padahal sebenarnya kan itu keputusan kalau misalnya di BUMD itu kan memang BUMD kan milik Pemprov."

Latar Belakang Pendidikan dan Karir [00:01:35]

  • Cak Lontong lulusan Teknik Elektro ITS.
  • Ia sempat bekerja di perusahaan Jepang selama hampir lima tahun di bidang kelistrikan gedung.
  • Keputusannya menjadi komisaris Ancol bukan semata-mata karena imbalan finansial yang lebih besar.

    "Kalau mau hitung-hitungan. Buat seorang seperti saya ya. Justru lebih besar jadi komedian."

Transisi ke Dunia Politik dan Hiburan [00:03:00]

  • Banyak pelawak dan artis yang terjun ke dunia politik.
  • Cak Lontong menjelaskan bahwa terjun ke politik bisa bermacam-macam, bukan hanya sebagai politikus aktif.
  • Ia memiliki kedekatan dengan salah satu partai politik sejak masa kuliah di Surabaya.

    "Bukan sebagai kader. Tapi. Tapi saya bukan. Saya bukan kader salah satu partai."

Filosofi UMKM: Naik Kelas [00:07:20]

  • Cak Lontong menyoroti slogan UMKM "naik kelas".
  • Ia berpendapat bahwa jika UMKM hanya berharap "naik kelas" tanpa "lulus", mereka akan stagnan.
  • "Lulus" diibaratkan sebagai mencapai tahap selanjutnya yang lebih tinggi.

    "Kalau kamu sekolah harapanmu naik kelas, dan kamu tidak berharap lulus, berarti kan kamu di situ-situ aja."

Kunci Kemajuan Bisnis: Fokus [00:10:40]

  • Kunci utama agar maju dalam usaha adalah fokus.
  • Ia mencontohkan pedagang dari suku Padang dan Tionghoa yang fokus pada bisnis utama mereka.
  • Fokus memungkinkan bisnis berkembang pesat dan menjadi besar.

    "Fokus itu paling penting. Makanya. Filosofi. Kalau anda tahu. Pedagang-pedagang."

Interpretasi Filosofi "Maju" [00:12:10]

  • Maju bisa diartikan sebagai mencapai tujuan, namun bisa juga kebablasan.
  • Jika tujuan tidak jelas, "maju" bisa berarti melampaui target yang seharusnya.
  • Hal ini bisa berakibat fatal jika "kapal" (usaha) tidak mampu menghadapi luasnya lautan.

    "Sekali mendayung, dua, tiga pulau terlampaui. Tapi bisa diartikan sebaliknya. Kenapa?"

Kontribusi di Ancol: Menghidupkan Seni dan Hiburan [00:15:30]

  • Cak Lontong merasa Ancol lebih menarik karena bisa berkontribusi di bidang rekreasi dan hiburan.
  • Ia memimpin inisiatif seperti revitalisasi Pasar Seni dengan acara Jakartacer Symphony of the Art.
  • Mengadakan Jazz Night, Sunset Sound (musik koplo), dan EAOE (genre dangdut) untuk menarik pengunjung.

    "Karena saya merasa bahwa dengan pengalaman yang mungkin saya miliki, saya lebih bisa memberikan arahan."

Keberhasilan Inisiatif Pasar Seni [00:17:00]

  • Pasar Seni berhasil dihidupkan kembali melalui acara Jakartacer Symphony of the Art pada Juni lalu.
  • Acara ini melibatkan seniman, UMKM, kuliner, dan manajer artis.
  • Kinerja Ancol pada Juni melebihi wahana-wahana lain berkat inisiatif ini.

    "Ini ada nih. Nah, 19 sampai 28 Juni. Keren."

Inovasi Hiburan Ancol [00:20:00]

  • Ancol menggelar Ancol Championship (tinju) di tepi pantai.
  • Acara ini melibatkan influencer dan artis, termasuk pertandingan eksibisi.
  • Inisiatif ini menunjukkan Ancol kembali hidup dan menarik.

    "Ancol hidup lagi guys. Mantep guys. Ancol Championship."

Target dan Pendapatan Ancol [00:22:30]

  • Terdapat target yang harus dicapai oleh direksi dan komisaris, termasuk peningkatan revenue.
  • Ancol tidak bisa memprediksi jumlah pengunjung secara pasti seperti PAM.
  • Kuncinya adalah menciptakan aktivitas yang membuat orang penasaran dan ingin datang.

    "Ya itu tadi kita harus membuat sesuatu aktiviti di Ancol yang membuat orang bahwa ada keinginan."

Strategi Tiket Gratis dan Peningkatan Revenue [00:25:00]

  • Tiket masuk gratis pada akhir Juni lalu menarik 62 ribu pengunjung.
  • Meskipun gratis masuk, pendapatan justru naik hampir tiga kali lipat.
  • Peningkatan revenue berasal dari belanja makanan, minuman, dan UMKM.

    "Makanya. Artinya kita harus melakukan sesuatu itu harus berani dulu kita melakukan sesuatu."

Pengembangan Wahana dan Teknologi [00:28:00]

  • Pengembangan wahana baru belum ada, namun ada pengembangan wahana yang sudah ada.
  • Konsep "immersive" (tiga dimensi) diterapkan, contohnya di Sea World.
  • Paket camping "Camping under the sea" untuk anak-anak juga ditawarkan.

    "Sekarang ada emersi. Immersible. Jadi yang tiga dimensi."

Tantangan dan Investasi [00:30:00]

  • Tantangan utama adalah persaingan hiburan yang semakin canggih.
  • Membuat wahana baru membutuhkan investasi besar.
  • Ancol perlu menggandeng investor untuk mengembangkan wahana baru, seperti potensi kolaborasi dengan IP film "Jumbo".

    "Karena secara duit memang kita enggak punya banyak untuk melakukan atau membuat wahana yang baru."

Peran Komisaris dan Kolaborasi [00:34:00]

  • Komisaris tidak harus bekerja setiap hari, namun Cak Lontong dan komisaris lain aktif memberikan masukan.
  • Mereka berkoordinasi dengan direksi dan karyawan untuk mewujudkan ide-ide baru.
  • Contohnya adalah rencana pembangunan lapangan padel dan fasilitas "Carvide" Ancol.

    "Kita hanya memberi ide, memberi masukan. Dan ini kita berterima kasih juga pada direksi Ancol sekarang yang sangat aktif."

Pesan untuk Generasi Muda dan Pengusaha [00:40:00]

  • Cak Lontong mengaku hidupnya mengalir tanpa target spesifik.
  • Ia menekankan pentingnya menikmati proses dan tidak boleh gagal dalam peran apapun.
  • Kunci kebahagiaan adalah kemampuan mengatakan "cukup" dan bersyukur.

    "Saya berada pada posisi sekarang pun. Itu sebenarnya kalau mau jujur ya. Bukan yang saya cita-citakan dari dulu."

Makna "Cukup" dan Pemberantasan Korupsi [00:44:00]

  • Mengatakan "cukup" adalah hal tersulit dalam hidup.
  • Ketidakmampuan mengatakan "cukup" menjadi akar masalah korupsi.
  • Solusi pemberantasan korupsi bukan menaikkan gaji, tetapi menanamkan rasa "cukup" dan hukuman yang tegas seperti perampasan aset.

    "Karena dia merasa cukup. Memang ada kira-kira profil pejabat kita yang sampai sekarang enggak pernah merasa cukup?"

Kehadiran Cak Lontong Membawa Angin Segar [00:49:00]

  • Kehadiran Cak Lontong sebagai komisaris dinilai membawa angin segar bagi Ancol.
  • Ia membawa ide-ide dan jaringan yang membantu mengaktifkan unit usaha.
  • Hal ini membuktikan bahwa kontribusi bisa datang dari berbagai latar belakang.

    "Ya itu tadi. Kadang-kadang kan kita itu bisa membantu sesuatu itu kan bisa dari banyak hal."

Other People Also See