Menu
Kabur Aja Dulu: Australia Jadi Negara Paling Banyak Dituju? Apasih Alasannya?! | Helmy Yahya Bicara

Kabur Aja Dulu: Australia Jadi Negara Paling Banyak Dituju? Apasih Alasannya?! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

2,183 views 14 hours ago Save 39 min 8 min read

Video Summary

Beli properti di Australia kini semakin diminati orang Indonesia, bukan hanya untuk investasi, tetapi juga sebagai tempat tinggal atau pendidikan anak. Ibu Elis Sumarto, seorang agen properti yang fokus pada pasar Australia, menjelaskan bahwa Melbourne dan Perth menjadi kota favorit.

Salah satu daya tarik utama adalah kemudahan pembayaran properti "off the plan" di mana pembeli hanya perlu membayar 10% di muka dan sisanya saat bangunan jadi, memberikan keuntungan penguncian harga di masa depan. Selain itu, Australia memiliki tingkat hunian yang tinggi, memastikan properti yang dibeli cenderung tersewa. Namun, penting untuk memahami regulasi seperti "land tax" dan "vacancy tax" yang diterapkan pemerintah Australia, terutama bagi pembeli asing, yang membuat Perth menjadi pilihan menarik karena tidak dikenakan "land tax".

Short Highlights

  • Alasan Utama Investasi Properti di Australia:
    • Diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.
    • "Safe haven" terbaik untuk melindungi nilai aset.
    • Mengirim anak sekolah di institusi pendidikan berkualitas.
    • Kenyamanan dan lingkungan yang menerima.
  • Kota Favorit untuk Properti:
    • Melbourne: Dianggap "homey", banyak peluang investasi pasca "land tax".
    • Perth: Tidak dikenakan "land tax", terdekat dari Indonesia.
    • Sydney: Pusat bisnis, harga tinggi, namun "entry price" mahal.
  • Keuntungan Pembelian "Off the Plan":
    • Hanya perlu membayar 10% di muka.
    • Tidak ada pembayaran tambahan hingga bangunan selesai (sekitar 3 tahun).
    • Mengunci harga properti di masa depan.
    • Dilindungi pemerintah jika proyek gagal.
  • Regulasi Penting untuk Pembeli Asing:
    • "Vacancy tax": Dikenakan jika properti dibiarkan kosong.
    • "Land tax": Pajak tahunan atas tanah (kecuali di Perth).
    • "Foreign Investment Review Board" (FIRB): Persetujuan untuk pembeli asing.
  • Tingkat Hunian Tinggi:
    • Di bawah 2% tingkat kekosongan properti.
    • Memastikan properti cenderung tersewa.
  • Perbedaan Hak Milik:
    • "Freehold": Hak milik penuh, dapat dimiliki orang asing.
    • "Leasehold": Sewa, berlaku untuk beberapa properti di Sydney.
  • Tips Memilih Agen Properti:
    • Pilih agen yang transparan dan "sincere".
    • Agen yang melakukan "due diligence" dan analisis mendalam.

Key Details

Mengapa Australia Jadi Pilihan Properti? [00:00:00]

  • Orang Indonesia kini melirik Australia sebagai alternatif investasi properti karena beberapa alasan utama.
  • Diversifikasi aset menjadi kunci di tengah kekhawatiran pelemahan rupiah dan krisis ekonomi global.
  • Australia dianggap sebagai "safe haven" terbaik untuk melindungi nilai aset.

    "Pertama diversifikasi, mas, to be honest. Memindahkan asetnya di luar. Jadi gak hanya di Indonesia saja."

Melbourne & Perth: Kota Idaman [00:07:00]

  • Melbourne dan Perth menjadi kota favorit bagi investor properti Indonesia.
  • Melbourne menawarkan suasana yang "homey" dan peluang investasi yang menarik, terutama setelah penerapan "land tax".
  • Perth menjadi pilihan karena tidak dikenakan "land tax" dan lokasinya yang dekat dengan Indonesia.

    "Kalau saya pribadi mas, saya tuh udah pro-nya Melbourne mas. Sama kayak mas ya."

Keuntungan "Off the Plan" [00:04:00]

  • Pembelian properti "off the plan" sangat menarik karena hanya memerlukan pembayaran 10% di muka.
  • Pembeli tidak perlu membayar lagi sampai bangunan selesai dalam waktu sekitar tiga tahun.
  • Ini memungkinkan penguncian harga properti di masa depan dengan modal awal yang minim.

    "Kalau kita beli property of the plan. Yang misalnya jadi tiga tahun lagi. Kita cuma bayar 10% loh mas."

Perlindungan Konsumen di Australia [00:05:00]

  • Pembelian properti di Australia dilindungi oleh negara, memberikan jaminan keamanan.
  • Uang muka 10% masuk ke "trust account", bukan rekening pengembang, sehingga aman jika proyek gagal.
  • Pengembang harus menggunakan dana sendiri atau pinjaman bank, bukan dana klien, untuk membangun.

    "Uangnya itu dibalikan. Dikembalikan 100%. Ada garansi? Ada. Di garansinya sama pemerintah."

Tingkat Hunian Tinggi dan "Vacancy Tax" [00:19:00]

  • Tingkat okupansi properti di Australia sangat tinggi, di bawah 2%, menjamin properti akan tersewa.
  • Pemerintah menerapkan "vacancy tax" untuk mencegah properti dibiarkan kosong, mendorong pemilik untuk menyewakannya.
  • Hal ini membuat properti di Australia tidak ideal untuk dijadikan "holiday home" jika tidak ditempati minimal 6 bulan setahun.

    "Artinya kita sebagai orang asing gak bisa beli di sana untuk jadi holiday home. Karena gak boleh kosong kan?"

"Land Tax" dan Pengecualiannya [00:14:00]

  • "Land tax" adalah pajak tahunan atas tanah, mirip PBB di Indonesia.
  • Pajak ini dikenakan di sebagian besar kota di Australia, kecuali Perth.
  • Beberapa apartemen dengan harga tinggi dan unit terbatas bisa memiliki "land tax" yang signifikan.

    "Karena gini mas, mulai dari 2 atau 3 tahun yang lalu, Australia itu mulai menerapkan ada land tax."

Mengapa Memilih White List? [00:23:00]

  • White List, agen properti yang dipimpin Elis Sumarto, menawarkan layanan yang "sincere" dan transparan.
  • Mereka tidak menutupi informasi dan fokus pada kepentingan klien.
  • Proses "due diligence" yang cermat dilakukan untuk memastikan keamanan investasi klien.

    "Kita itu pertama, kita kalau misalnya handle client mas, dari awal, kita itu sincere mas. Genuine."

Perbedaan Kontrak dan "Sunset Policy" [00:27:00]

  • Setiap proyek properti di Australia memiliki kontrak penjualan yang berbeda-beda, memerlukan ketelitian.
  • "Sunset policy" adalah klausul yang memungkinkan pengembang tidak membangun dalam jangka waktu tertentu (misalnya 7 tahun), dengan pengembalian uang muka.
  • White List memastikan klien memahami implikasi dari klausul seperti ini sebelum menandatangani kontrak.

    "Nah, tujuh tahun itu arti apa? Kalau misal sampai developer tidak jadi pembangun dalam tujuh tahun, dibalikin 10%."

Investasi di Perth: Menarik tapi Tidak Mudah [00:33:00]

  • Perth menjadi menarik karena tidak ada "land tax" dan lokasinya dekat Indonesia.
  • Namun, pasar Perth sangat kompetitif dengan permintaan tinggi dan pasokan terbatas, membuat agen dan pengembang enggan berkolaborasi.
  • White List menolak praktik menaikkan harga ("markup") untuk klien demi menjaga integritas.

    "Makanya, ya awalnya saya tuh gak pernah jualan di Perth. Tapi pada saat saya tahu gitu, ada opportunity gitu kan."

Regulasi Pembelian Properti oleh Orang Asing [00:37:00]

  • Orang asing tidak boleh membeli properti bekas ("secondary market"), harus rumah baru ("brand new").
  • Dulu bisa membeli rumah bekas, merobohkan, lalu membangun unit baru, namun kini peraturan berubah.
  • Pembelian tanah kosong pun kini dibatasi jika sebelumnya ada bangunan.

    "Jadi, saya kan kadang-kadang masuk iklan, POV gitu ya, wah ada rumah dijual gitu, di Australia, wah di tegak, kebun anggur gitu-gitu, sekian hektar gitu. Ternyata orang asing tidak boleh?"

"Stamp Duty" dan Konsekuensinya [00:44:00]

  • "Stamp duty" adalah pajak pembelian properti, sekitar 13.5% di Melbourne dan 14.5% di Sydney.
  • Untuk pembelian "off the plan" di Melbourne, ada konsesi pajak dari pemerintah, diskon menjadi 8%.
  • Pajak ini dibayarkan saat properti selesai dibangun, sekitar 3 tahun kemudian.

    "Kalau di Melbourne itu 13,5%. Kalau di Sydney itu, 14,5%. Apa nih? Kayak PPHTB? Kayak PPN gitu loh, Pak."

"Foreign Investment Review Board" (FIRB) [00:45:00]

  • FIRB adalah biaya yang dikenakan kepada orang asing yang membeli properti di Australia.
  • Biayanya bervariasi tergantung nilai properti, mulai dari sekitar $15,600 untuk properti di bawah $1 juta.
  • Beberapa proyek "off the plan" menawarkan pembebasan biaya FIRB yang ditanggung pengembang.

    "Nah itu biaya orang asing. Nah itu nominal. Sekali bayar, once off."

Pinjaman (Loan) Properti di Australia [00:47:00]

  • Orang asing bisa mendapatkan pinjaman properti di Australia, bahkan hingga 100% untuk pembelian tanah.
  • Ada opsi melalui bank langsung dengan bunga lebih murah, atau melalui "mortgage broker" yang lebih fleksibel.
  • Cicilan pinjaman dapat dibayar dari hasil sewa properti, meskipun "negative gearing" mungkin masih ada.

    "Dia bilang sama saya, saya cuman punya 200 ribu ya. Bisa gak saya beli rumah? Semuanya pake loan mas."

Transaksi dan Negosiasi Klien [00:49:00]

  • White List menerapkan "subject to" pada "Expression of Interest" (EOI) untuk melindungi klien.
  • Ini memberikan waktu bagi klien untuk melakukan "due diligence" sebelum komitmen penuh.
  • Agen berjuang keras untuk mendapatkan harga terbaik bagi klien, bahkan tanpa diminta.

    "Jadi saya bilang, klien saya ini suka tempat kamu, tapi dia lagi mikir-mikir, karena suami istrinya beda pendapat."

Pengalaman Sukses di Pasar Sulit [00:56:00]

  • Elis pernah berhasil menjual properti di pasar yang sangat sulit ketika pemerintah Australia menutup pinjaman bagi orang asing.
  • Keberhasilan ini dicapai melalui doa, kegigihan, dan membangun kepercayaan dengan klien.
  • Prioritas utama adalah memastikan klien tidak rugi, bahkan jika itu berarti tidak menjual properti.

    "Itu saya jual 300 milet mas. Iya, itu, itu saya collect ada 100 tanda minat."

Properti Ikonik di Collins Street, Melbourne [01:02:00]

  • White List memiliki listingan properti di Collins Street, Melbourne, salah satu jalan paling ikonik di kota itu.
  • Properti ini unik, hanya 300 unit, dan berlokasi strategis dekat Southern Cross Station.
  • Ini adalah "the last address" di area tersebut karena semua lahan sudah terbangun.

    "Oh iya, Collins Street. Wah itu jalan yang keren banget ya. Banyak cafe, banyak kantor, banyak boutique gitu."

Komitmen dan Pelayanan White List [01:04:00]

  • White List tidak pernah menerima keluhan mengenai pelayanan, namun terkadang ada komplain karena banyaknya "inquiry" yang belum terjawab.
  • Mereka fokus menangani satu klien secara mendalam, memastikan semua kebutuhan terpenuhi, termasuk mendapatkan pinjaman.
  • Agen bersikeras klien mendapatkan pinjaman terlebih dahulu sebelum menandatangani kontrak.

    "Kita handle satu klien, kita handle sampai semuanya. Sampai dapetin loan ya mas."

Saran untuk Investor [01:07:00]

  • Lakukan riset dan analisis mendalam sebelum membeli properti di Australia untuk menghindari kerugian.
  • Pertimbangkan tujuan investasi, baik untuk jangka panjang, pendidikan, atau tempat tinggal.
  • Hubungi White List untuk informasi lebih lanjut mengenai investasi properti yang aman di Australia.

    "Jadi, saya pikir teman-teman ya, yang punya keinginan, niat untuk berangkali, untuk investasi untuk anak sekolah, atau apapun gitu."

Other People Also See