Menu
Adsense YouTube Anjlok‼️CEO Podkesmas: Gue Meeting sama YouTube, Gue Bongkar Disini ya

Adsense YouTube Anjlok‼️CEO Podkesmas: Gue Meeting sama YouTube, Gue Bongkar Disini ya

kasisolusi

13,705 views 9 months ago Save 73 min 2 min read

Video Summary

Podcast ini menghadirkan perbincangan mendalam antara Angga "Enggok" dan Deriansyah mengenai evolusi industri konten, khususnya podcast, di Indonesia. Dimulai dari pengalaman mereka di dunia radio, obrolan bergeser ke transisi ke ranah digital, pemicu utama pandemi COVID-19, serta bagaimana para kreator dan brand beradaptasi dengan perubahan ini. Pembahasan juga menyentuh strategi monetisasi, tantangan persaingan yang semakin ketat, dan pentingnya fleksibilitas serta inovasi untuk tetap relevan di industri yang terus berkembang.

Salah satu fakta menarik yang terungkap adalah bagaimana brand-brand besar seperti Spotify sempat bingung dengan keberhasilan podcast di Indonesia yang mampu mendatangkan mereka, mengingat di awal tren podcast global lebih didominasi oleh brand-brand kecil

Short Highlights

  • Pergeseran karier dari penyiar radio ke dunia podcast dan konten digital.
  • Pandemi COVID-19 menjadi pemicu signifikan bagi pertumbuhan podcast dan industri digital.
  • Strategi monetisasi podcast meliputi brand placement, sponsorship, hingga pembagian saham.
  • Pentingnya fleksibilitas dan adaptasi terhadap perkembangan zaman dalam industri konten.
  • Perbandingan pendapatan dan potensi pertumbuhan industri podcast di Indonesia

Key Details

Pergeseran Karier dari Radio ke Podcast [00:00]

  • Pembicara, yang dulunya penyiar radio, berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka melihat masa depan karier mereka tidak lagi di radio konvensional.
  • Mereka memulai karier di radio pada waktu yang sama, berada di satu gedung dan satu grup radio yang sama.
  • Ada momen ketika salah satu pembicara sempat menjadi Program Director di salah satu radio.
  • Pandemi COVID-19 menjadi titik balik penting, membuka peluang baru di ranah digital.

"Ya Allah. Gila Mas Deri. Enggak zaman tahun berapa kita terakhir ngobrol ya? Ketemu banget ya."

Other People Also See