Menu
Jual Emas Malah Turun 2 Karat⁉️Niat Untung Malah Rugi? Begini Cara Cek Kadar Emas Biar Gak Dirugikan

Jual Emas Malah Turun 2 Karat⁉️Niat Untung Malah Rugi? Begini Cara Cek Kadar Emas Biar Gak Dirugikan

kasisolusi

37,433 views • 20 days ago Save 44 min 9 min read

Video Summary

Sebuah video yang membahas dugaan kecurangan dalam bisnis emas memicu perdebatan sengit. Video ini menyoroti laporan pelanggan yang merasa tertipu oleh toko emas viral yang diduga menurunkan kadar karat emas saat pembelian kembali (buyback). Pelanggan tersebut mengklaim membeli anting 16 karat, namun saat dijual kembali, toko tersebut mengukurnya sebagai 14 karat, dengan alasan memiliki tabel karat sendiri yang berbeda dari standar umum.

Diskusi ini menghadirkan dua pihak, diduga terkait dengan toko emas "Tuku Emas Indonesia" dan "Pusat Emas Indonesia", yang mencoba meluruskan isu tersebut. Mereka menekankan pentingnya transparansi dalam bisnis emas yang berbasis kepercayaan. Salah satu poin penting yang diangkat adalah penggunaan alat XRF (X-Ray Fluorescence) untuk mengukur kadar emas secara akurat, yang harganya mencapai ratusan juta rupiah dan memerlukan kalibrasi serta izin khusus dari Bapeten karena mengandung radiasi. Video ini juga mengedukasi tentang risiko radiasi dari alat XRF bagi karyawan dan pelanggan, serta pentingnya toko emas mengurus perizinan yang sesuai standar pemerintah, seperti SNI dan izin Bapeten, untuk menghindari sanksi administratif hingga pidana.

Short Highlights

  • Toko emas viral dituduh menurunkan kadar karat saat buyback, merugikan pelanggan.
  • Alat XRF mahal dan akurat untuk cek kadar emas, tapi butuh izin khusus.
  • Radiasi dari alat XRF berbahaya bagi karyawan dan pelanggan jika tidak ditangani.
  • Pentingnya transparansi dan kejujuran dalam bisnis emas.
  • Standar SNI dan izin Bapeten wajib diurus oleh toko emas.
  • Pelanggan harus cerdas dan kritis dalam bertransaksi emas.

Key Details

Penggunaan Alat XRF dan Tuduhan Penurunan Kadar [00:00:00]

  • Alat XRF digunakan untuk mengukur kadar karat emas secara akurat.
  • Ada dugaan toko emas viral menurunkan kadar karat emas saat buyback, misalnya dari 16 karat menjadi 14 karat.
  • Toko tersebut diduga memiliki tabel karat sendiri yang berbeda dari standar umum.

    "coba kita cek pake alat XRF berapa nih karat aslinya anting ini ini anting ya ini tanpa surat langsung bisa ya? bisa, bisa masukin itu, oke ntar kita cek ini langsung kita coba ya"

Pentingnya Surveimeter dan TLD [00:00:00]

  • Surveimeter dan TLD (Thermoluminescent Dosimeter) penting untuk memantau paparan radiasi.
  • TLD digunakan untuk mengukur paparan radiasi pada badan karyawan.
  • Surveimeter digunakan untuk mendeteksi kebocoran radiasi di ruangan.

    "TLD TLD itu untuk paparan radiasi yang di badan ini untuk di ruangan apakah ada kebocoran atau nggak kalau misalnya ada kebocoran yang kena itu bukan hanya pegawai bukan hanya tellernya tapi juga customer juga kena"

Izin Bapeten dan Risiko Kebocoran Radiasi [00:00:00]

  • Alat XRF mengandung radiasi dan memerlukan izin dari Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir).
  • Kebocoran radiasi dapat membahayakan karyawan dan pelanggan.
  • Pentingnya toko emas mengurus izin Bapeten untuk alat XRF mereka.

    "dan juga jangan lupa urus izin Pak Peten kita kasih solusi ini lagi-lagi viral guys rame di threads makanya gue ngundang toko emas Indonesia"

Laporan Pelanggan dan Tuduhan Dalang Viralan [00:00:00]

  • Sebuah laporan dari pelanggan yang viral di Threads menjadi topik pembahasan.
  • Ada dugaan bahwa salah satu pihak adalah dalang di balik viralan tersebut.
  • Pihak yang dituduh merasa kaget dan perlu klarifikasi.

    "ini karena udah konsumsi publik jadi gue coba sebut aja ya ini berdasarkan dari laporan yang udah tertera yang menjadi customer saat itu jadi lu tuh diduga menjadi dalang dibalik ke viralan ini membongkar ini kita juga kaget jujur aja tiba-tiba dihubungin Om Deri ya kan"

Perbandingan Standar Karat dan Harga Buyback [00:00:00]

  • Pelanggan melaporkan membeli perhiasan 16 karat, namun toko mengukurnya sebagai 14 karat saat buyback.
  • Toko tersebut diduga menurunkan standar karat untuk mendapatkan harga buyback yang lebih tinggi.
  • Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang standar karat yang digunakan oleh toko tersebut.

    "FYI toko emas paling lama dan paling terkenal di Bandung karat asli emas tersebut 16 karat sama dibeli 14 karat gila kata dia emang iya ya coba deh ntar kita cek ya bukti-buktinya ya"

Akurasi dan Harga Alat XRF [00:00:00]

  • Alat XRF diklaim memiliki akurasi 100% dan tidak bisa dimodifikasi.
  • Alat ini memerlukan kalibrasi dan harganya mencapai ratusan juta rupiah (di atas 300 juta sebelum pajak).
  • Hampir semua toko emas seharusnya memiliki alat ini.

    "gue minta foto hasil XRF-nya yang ini ya ini XRF nih buat ngecek emas nih akuratnya seberapa apa segala macam gitu ya akuratnya berapa persen kita bilang sih 100% ya oh wow"

Perbedaan Standar Karat dan Dampak pada Harga [00:00:00]

  • Pelanggan yang yakin emasnya 17 karat, namun toko mengukurnya 16 karat.
  • Hal ini menyebabkan harga jual yang lebih rendah dari harapan pelanggan.
  • Perbedaan ini dianggap berbahaya karena mempengaruhi nilai transaksi.

    "betul ya kan saya mau jual yang gue yakin 17 karat dong betul silahkan ini kak 16 karat hasil pengecekan kami tapi tetep bilang ini kak kamu gak gak ditutupin lagi ya pokoknya gitulah kata karyawannya lah siapapun itu lah gak kan 16 loh kok beda berarti harganya gue lebih turun dong"

Edukasi Transparansi Bisnis Emas [00:00:00]

  • Video ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang transparansi dalam bisnis emas.
  • Bisnis emas adalah bisnis kepercayaan yang membutuhkan transparansi kadar dan gramasi.
  • Merusak industri dengan cara yang kotor dianggap tidak etis.

    "sekali lagi kita bukan menjelekan suatu brand ya brand emas ya brand toko emas lain tapi kita mau edukasi gitu loh kebetulan si buzzernya yang ada di trade ini nyebut-nyebut toko emas yang nunggangin ini katanya Andrew yang nunggangin ini kita kaget ya"

Klarifikasi Tuduhan dan Fitnah [00:00:00]

  • Ada tuduhan bahwa Andrew Susanto dan timnya menunggangi kasus ini atau menggunakan buzzer untuk menjatuhkan bisnis orang.
  • Hal ini dianggap sebagai fitnah dan pencemaran nama baik.
  • Pihak yang dituduh meminta bukti atas klaim tersebut.

    "para buzzernya Andrew nah ini sebenarnya fitnal loh bisa pencermaran nama baik nih bisa malah ditutup balik sama kok Andrew kok Andrew kalau marah bisa ditutup balik ini kan gak ada buktinya buktinya mana kalau kita jadi buzzernya ya mereka itu ngiranya nah ini fun factnya omnya"

Peran UU Perlindungan Konsumen [00:00:00]

  • UU Perlindungan Konsumen mengatur tentang kebenaran informasi dan kewajiban pelaku usaha.
  • Pelaku usaha dilarang memproduksi atau memperdagangkan barang yang tidak memenuhi standar atau melakukan promosi yang menyesatkan.
  • Pelanggaran dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana.

    "kalau kita ngomong undang-undang perlindungan konsumen boleh di cek di google coba UU Perlindungan Konsumen boleh dibaca itu tentang masalah apa ini kebenaran informasi salah satunya UU Perlindungan Konsumen coba kenanya disitu ya"

Pengujian Anting Trisa [00:00:00]

  • Sebuah anting milik Trisa yang diklaim 16 karat akan diuji menggunakan alat XRF.
  • Hasil pengujian menunjukkan anting tersebut sebenarnya 18 karat.
  • Pemilik anting terkejut dengan hasil yang berbeda dari perkiraannya.

    "oke oke 16 karat ya menurut pemiliknya oke menurut pemiliknya oke coba kita cek pakai alat XRF ya berapa nih karat aslinya korena ini anting ini ini anting ya ini tanpa surat langsung bisa ya? bisa-bisa masukin itu oke kita cek pakai ini bentar ini bentar kita pasin dulu coba Pak pas nggak oke nah ini langsung kita coba ya oh kalau merah-merah gitu lagi bekerja tuh lagi bekerja ini kalau merah-merah ini lagi bekerja coba penasaran gue nah salah berarti dia ternyata disini 18 karat ya"

Perbandingan Hasil XRF dengan Tabel SNI [00:00:00]

  • Hasil XRF menunjukkan kadar emas 77,31% (sekitar 18,55 karat).
  • Berdasarkan tabel SNI, kadar 75%-79,16% masuk dalam kisaran 18 karat.
  • Ini menunjukkan perbedaan signifikan dengan klaim awal 16 karat.

    "persentase kadarnya 77,31 kita anggap 77 aja 77% ini kalau berdasarkan dari BSN ada di kisaran ada di kisaran 75% sampai 79,16% jatuhnya di 18 karat sesuai kan persis kita dulu buktiin mana coba buktiin 77,31 which is ada di round itu rentang itu 18,55 karat ada di iya bener 18 karat iya bener"

Komitmen Tuku Emas Indonesia terhadap Transparansi [00:00:00]

  • Tuku Emas Indonesia berkomitmen pada transparansi total dan menggunakan pembulatan ke atas untuk kadar emas.
  • Mereka sedang mengurus sertifikasi Halal dari MUI dan SNI 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu.
  • Tujuannya adalah agar bisnis mereka dipercaya dan memiliki sistem manajemen yang kuat.

    "artinya kalau mendona transparansi total transparansi kita pakai karena maka kami sekarang ini berkomitmen saking kami berkomitmen dalam SOP yang kami lakukan yang kami sekarang di kantor ini di Tukumas Indonesia ini bahwa kami ini sedang mengurus proses halal dari MUI oh iya"

Izin Bapeten dan Sanksi Pidana [00:00:00]

  • Tuku Emas Indonesia telah mengurus izin dari Bapeten untuk alat XRF mereka.
  • Pelanggaran terkait perizinan alat radiasi bisa berujung pada denda administratif hingga sanksi pidana.
  • Dendanya bisa mencapai maksimal 200 juta rupiah atau pidana penjara 5 tahun/denda 2 miliar rupiah.

    "bukan hanya masalah BSN tapi perizinan Bapak Peten itu dendanya sampai 5 miliar tuku emas karena keseriusan kita saya tunjukin ini izinnya dari Bapak Peten badan mengawas tenaga nuklir"

Pengujian Radiasi Ruangan [00:00:00]

  • Pengujian menggunakan surveimeter menunjukkan adanya radiasi di dalam ruangan tempat alat XRF berada.
  • Tingkat radiasi terukur mencapai 26,8 milisievert, yang menunjukkan adanya kebocoran.
  • Alat surveimeter berfungsi untuk mendeteksi kebocoran radiasi yang tidak terdeteksi tanpa alat tersebut.

    "Radiasi bocor Eh sorry Di dalam sini berarti ada radiasinya Nah Alat ini memitigasi bahwa Bocor apa tidaknya udah terlalu bablas Kalau gak ada alat ini kan gak tau kan Tiba-tiba kan Safira di hari itu lagi Langsung teler Kita gak tau Terbusaya Nahudemillah ya Makanya tokumas-tokumas Kalau punya alat ini Jangan Apa Harusnya harus tuh"

Imbauan untuk Toko Emas dan Pelanggan [00:00:00]

  • Toko emas yang memiliki alat XRF wajib memiliki surveimeter dan TLD.
  • Toko emas harus mengurus izin Bapeten untuk menghindari denda dan risiko kesehatan.
  • Pelanggan juga disarankan untuk cerdas dan menanyakan bukti perizinan.

    "Jadi buat para tokumas Jadi buat para tokumas Siapa aja Ya semuanya lah ya Semua Semua tokumas baik yang Punya artis atau bukan Punya artis atau bukan ya Tokumas Ngomong Intinya Intinya tokumas yang punya alat XRF Wajib punya surveimeter ini Dan juga TLD TLD itu untuk yang di badan Paparan radiasi yang di badan Ini untuk Di ruangan Apakah ada kebocoran atau nggak"

Other People Also See