6 MAKANAN PENYEBAB PERADANGAN PALING BAHAYA YANG ANDA MAKAN SETIAP HARI. NOMOR 1 SETARA ROKOK!
dr Ruly Rahadian
61,270 views • 11 days ago Save 9 min 3 min read
Video Summary
Peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit modern, dan enam jenis makanan ini terbukti memicunya. Mulai dari gula dan sirup jagung tinggi fruktosa yang tersembunyi di mana-mana, hingga lemak trans dalam margarin dan makanan cepat saji, semuanya dapat meningkatkan penanda peradangan dalam tubuh. Karbohidrat rafinasi seperti roti putih dan nasi putih juga berkontribusi pada lonjakan gula darah dan insulin, yang memicu peradangan. Alkohol, daging merah dan olahan, serta minyak sayur dan biji-bijian seperti minyak jagung dan kedelai, yang kaya akan asam lemak omega-6 proinflamasi, juga menjadi pemicu utama. Mengurangi konsumsi makanan ini, mengganti minyak goreng, dan membatasi alkohol dapat secara drastis menurunkan rasa sakit dan peradangan dalam tubuh.
Short Highlights
- Gula dan sirup jagung tinggi fruktosa
- Lemak trans
- Karbohidrat rafinasi (roti putih, pasta putih, nasi putih)
- Alkohol
- Daging merah dan daging olahan
- Minyak sayur dan minyak biji-bijian (jagung, kedelai, bunga matahari, kanola)
- Mengurangi konsumsi makanan pemicu peradangan dapat menurunkan rasa sakit.
- Mengganti minyak goreng dengan minyak zaitun, kelapa, atau alpukat untuk menumis.
Key Details
Makanan Nomor 6: Gula dan Sirup Jagung Tinggi Fruktosa [01:37]
- Gula murni adalah pemicu utama peradangan, meningkatkan kadar C-reactive protein (CRP) dalam darah.
- Fruktosa dan sirup jagung lebih buruk karena hanya diproses oleh hati, menyebabkan peradangan.
"Begitu masuk ke aliran darah, kadar CRP, C reactif protein, penanda peradangan itu juga langsung naik."
Makanan Nomor 5: Lemak Trans [03:20]
- Lemak trans meningkatkan reactive protein atau penanda inflamasi peradangan.
- Sumber utama meliputi margarin, makanan cepat saji, dan makanan yang digoreng berulang kali.
"Bencana lemak trans meningkatkan reactive protein atau penanda inflamasi peradangan ya."
Makanan Nomor 4: Karbohidrat Rafinasi [04:42]
- Makanan seperti roti putih, pasta putih, dan nasi putih telah dibuang seratnya.
- Makanan ini memiliki indeks glikemik tinggi, menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin, yang memicu peradangan.
"Jadi, kalau Anda pernah baca rafinasi itu artinya ee tadi dibersihkan tapi enak rasanya ya ee warnanya lebih bagus, putih gitu ya, tapi gula darah Anda melonjaknya lebih tinggi dalam hitungan menit langsung naik gitu."
Makanan Nomor 2: Daging Merah dan Daging Olahan [07:06]
- Daging merah yang diolah dengan suhu tinggi mengandung advanced glycation end products (AGEs) yang terkait dengan inflamasi dan risiko kanker.
- Daging olahan seperti sosis dan bacon dikategorikan sebagai karsinogen tingkat satu oleh WHO.
"Tapi yang lebih mengecutkan daging olahan sosis cornate bacon yang diawetkan biasanya dengan nitrat itu sudah dikategorikan WHO sebagai karsinogen tingkat satu."
Makanan Nomor 1: Minyak Sayur dan Minyak Biji-bijian [08:30]
- Minyak seperti jagung, kedelai, bunga matahari, dan kanola tinggi asam lemak omega-6 yang proinflamasi.
- Konsumsi berlebihan omega-6 menciptakan ketidakseimbangan dengan omega-3 yang antiinflamasi, menyebabkan peradangan terus-menerus.
"Semua hampir semua itu punya asam lemak omega6 yang sangat tinggi. Omega6 ini proinlamasi ya."