30 Tahun Menghibur Orang, Kini Jadi Ojol⁉️ Perjuangan Badut Sulap Melawan Perubahan Zaman
kasisolusi
204 views • 21 hours ago Save 61 min 5 min read
Video Summary
Seorang badut sulap senior yang beralih menjadi pengemudi ojek online, Pak Soeharno, menceritakan perjuangannya dalam mencari nafkah di tengah sepinya pekerjaan sulap dan kesulitan mencari orderan ojek.
Pak Soeharno, yang telah berprofesi sebagai pesulap sejak tahun 1991, kini berusia 65 tahun dan harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia mengungkapkan bahwa bayaran sulapnya dulu sebesar 500 ribu rupiah sekali tampil, namun kini tarifnya naik sedikit menjadi 600 ribu rupiah, itupun jarang didapat. Akibatnya, ia terpaksa menekuni profesi ojek online sejak 2013, meskipun kini juga semakin sulit.
Ia juga membeberkan pengalamannya menggunakan pinjaman online sebesar 6 juta rupiah yang harus dibayar 12 juta lebih dalam 9 bulan, serta motor hadiah yang hilang dan sempat menggunakan motor sewaan yang memberatkan. Pak Soeharno berharap ada investor yang mau membantunya membuka usaha warung sembako agar bisa lebih tenang di masa tuanya.
Short Highlights
- Profesi utama Pak Soeharno adalah badut sulap sejak tahun 1991.
- Ia terpaksa menjadi pengemudi ojek online sejak 2013 karena sepinya pekerjaan sulap.
- Pernah terjerat pinjaman online sebesar 6 juta rupiah yang harus dibayar 12 juta lebih.
- Mengalami kehilangan motor hadiah dan sempat menggunakan motor sewaan.
- Memiliki impian untuk membuka usaha warung sembako di masa tua.
- Tarif sulapnya dulu 500 ribu, kini naik sedikit menjadi 600 ribu namun jarang didapat.
- Mendapat perhatian dari Deddy Corbuzier yang memberikan dukungan.
Related Video Summary
- KACAU!! Z10N15 Siapkan Operasi Khusus Untuk Menyerang Sesama Y4HUD1⁉️ - Shofwan Al Banna Choiruzzad
- SUARA NYINDEN NIKEN MENGGELEGAR‼️ TAPI SUARA VIOR LEBIH...😱 CI OLIVE BINGUNG PILIH YANG MANA‼️
- dr. TIRTA: HALAH.. APA ITU SOFT SPOKEN⁉️EPISODE INI PENUH EMOSI.. AMPUNN‼️😂😂 - MAELL LEE, NINO, VADI
- Diawali Saling Ejek, Buruh Proyek Tewas Dianiaya Temannya | AKIP tvOne
Key Details
Perjuangan Badut Sulap di Usia Senja [0:00]
- Pak Soeharno, seorang badut sulap senior, menceritakan tantangan hidupnya di usia 65 tahun.
- Ia harus beralih profesi menjadi pengemudi ojek online karena sepinya pekerjaan sulap.
"Dulu 500 Sampai tahun berapa harga 500 redcard nya? Sekarang 600"
Tarif Sulap yang Tak Lagi Menjanjikan [1:00]
- Tarif sulap Pak Soeharno dulu adalah 500 ribu rupiah sekali tampil.
- Kini tarifnya naik sedikit menjadi 600 ribu rupiah, namun jarang mendapatkan job.
"Dulu 500 Sampai tahun berapa harga 500 redcard nya? Sekarang 600"
Beralih Menjadi Pengemudi Ojek Online [2:00]
- Pak Soeharno mulai menjadi pengemudi ojek online sejak tahun 2013 karena sepinya pekerjaan sulap.
- Ia merasa menjadi ojek online pun kini semakin sulit dibandingkan dulu.
"Dan gara-gara sepi job Hiburan Sulap Bapak kan terpaksa harus ngajol ya?"
Pengalaman Pahit Pinjaman Online [3:00]
- Pak Soeharno pernah meminjam uang sebesar 6 juta rupiah melalui pinjaman online.
- Pinjaman tersebut harus dibayar sebesar 12.150.000 rupiah dalam waktu 9 bulan.
"Pernah minjem 6 juta Waktu 6 juta bayarnya jadi berapa? Sebulan 1 juta 350 9 bulan 1,350 x 9 berapa? 12,150"
Jebakan Penipuan Motor Hadiah [4:00]
- Pak Soeharno pernah mendapatkan motor hadiah, namun motor tersebut hilang.
- Ia juga sempat menggunakan motor sewaan yang memberatkan.
"Hadiah dari mana? Hadiah dari Twitter Bapak kok bisa Dapet hadiah Dari Twitter caranya Dia gak tau Ada orang dateng Bapak Bentar lagi Mau dapet motor Toh mohon diterima Gitu"
Ancaman Aplikasi Tuyul dan Driver Curang [5:00]
- Pak Soeharno mengeluhkan adanya aplikasi tuyul yang digunakan oleh driver lain.
- Hal ini membuat persaingan semakin tidak sehat dan sulit mendapatkan orderan.
"Banyak yang pakai aplikasi tuyul Akhirnya semuanya jadi rusak"
Dukungan dari Deddy Corbuzier [6:00]
- Pak Soeharno pernah diundang dan disurprise oleh Deddy Corbuzier karena sepinya job.
- Deddy Corbuzier memberikan dukungan dan perhatian kepada para pekerja seni hiburan.
"Karena gara-gara Katanya sepi job Disupport sama beliau Karena Om Ded kan memang Sangat apa ya bisa dibilang ya Peduli sekali sama industri sulap, hiburan dan seterusnya kali ya"
Impian Membuka Usaha Sembako [7:00]
- Pak Soeharno memiliki impian untuk membuka usaha warung sembako jika memiliki modal.
- Ia berharap bisa lebih tenang menjalani masa tuanya dengan usaha tersebut.
"Sebenernya kalau punya modal Buka usaha lagi Usaha apa Pak? Usaha sembako gitu kalau punya ada modal"
Trik Sulap yang Dibongkar [8:00]
- Pak Soeharno mendemonstrasikan beberapa trik sulapnya, termasuk trik mengubah kain merah menjadi biru.
- Ia juga menjelaskan cara kerja beberapa alat sulap yang digunakannya.
"Nih kain ini kan Besi ini Besi maksudnya? Kain gitu pak Iya Nanti keluar tongkatnya Tongkat besi"
Pengalaman Panggilan Sulap dan Ojek [9:00]
- Pak Soeharno masih menerima tawaran job sulap meskipun harus mematikan aplikasi ojek online.
- Ia memiliki dua nomor handphone, satu untuk ojek dan satu untuk keperluan pribadi.
"Handphone stand-by Iya Handphone 24 jam Jadi orderan tuh Kayak ada aplikasi di on-off gitu ya Kalau di on-in Bisa ada orderan lagi ya Kalau lagi nyulap Tiba-tiba ada orderan gimana"
Pesan untuk Generasi Muda dan Sesama Pesulap [10:00]
- Pak Soeharno berpesan kepada generasi muda untuk selalu semangat dalam bekerja.
- Ia juga mengajak sesama badut sulap untuk tetap semangat agar rezekinya lancar.
"Teman-teman yang masih muda-muda Kalau bisa Lebih semangat lagi Dalam bekerja Dan Apaan Pak Semangat lagi Selalu Selalu semangat Gak boleh Kendor Malu kita yang muda-muda"
Harapan Kolaborasi dan Dukungan [11:00]
- Pak Soeharno membuka peluang bagi investor yang ingin membantunya membuka usaha warung sembako.
- Ia juga berharap ada yang mau memesan jasa sulapnya untuk berbagai acara.
"Mungkin teman-teman Ada yang ingin membantu Dari tadi nonton Dari awal sampai akhir Terus ibah hatinya Pengen bantu pak Makanya saya sekalian aja Pancing gitu kan"
Informasi Kontak dan Tarif [12:00]
- Alamat Pak Soeharno adalah di Jalan Dharma Putra 7 Nomor 11, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
- Tarif sulapnya bervariasi tergantung acara, namun ia membuka negosiasi.
"Tarifnya sih Yang wajar-wajar aja lah Jangan Pak Wajar-wajar Masa 600 300 30 juta Tinggian ya?"