BABAH ALUN SAMPAI NANGIS BICARA INI🥲, Teman2 saya minta tolong.. Jusuf Hamka
Deddy Corbuzier
1,000,860 views • 3 days ago Save 50 min 7 min read
Video Summary
Narasi menyesatkan yang memprediksi kerusuhan skala 98 kedua dan kekerasan terhadap etnis Tionghoa beredar, memicu kekhawatiran dan persiapan eksodus. Namun, pandangan ini dibantah, menekankan bahwa masyarakat Indonesia telah berkembang melampaui perpecahan rasial dan agama. Sebaliknya, fokusnya adalah pada persatuan, pembangunan, dan pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Presiden.
Diskusi menyoroti ketahanan dan evolusi masyarakat Indonesia, yang menunjukkan penolakan terhadap isu rasial dan agama yang memecah belah. Sejarah telah membuktikan bagaimana Tiongkok, meskipun memiliki kemajuan teknologi, tidak pernah menjajah, dan bahkan mendukung negara-negara yang tertindas. Indonesia, dengan sejarahnya yang kaya akan persatuan dan toleransi, dipandang sebagai mercusuar. Pentingnya persatuan dan kesatuan ditekankan, dengan seruan agar tidak terprovokasi oleh narasi palsu yang bertujuan untuk merusak negara. Kepemimpinan saat ini dipuji karena fokusnya pada pemberantasan korupsi dan pembangunan infrastruktur, dengan keyakinan bahwa masa depan Indonesia cerah jika persatuan dan kerja sama dijaga.
Short Highlights
- Narasi menyesatkan tentang kerusuhan skala 98 kedua dan kekerasan terhadap etnis Tionghoa beredar, memicu kekhawatiran.
- Masyarakat Indonesia telah berkembang melampaui perpecahan rasial dan agama.
- Fokus pada persatuan, pembangunan, dan pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Presiden.
- Sejarah Tiongkok sebagai kekuatan yang tidak pernah menjajah dan mendukung negara tertindas.
- Pentingnya persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan NKRI.
- Kepemimpinan saat ini dipuji karena fokus pada pemberantasan korupsi dan pembangunan.
- Harapan untuk masa depan Indonesia yang cerah melalui persatuan dan kerja sama.
Related Video Summary
- Nabung Haji Puluhan Tahun Tapi Gagal Berangkat?! Ini Solusi Berangakat Haji Muda!! - Harry A. (BPKH)
- "JANGAN CUMA BIKIN RESEP, TAPI MANAJEMEN GOBLOK!" INI CARA KING ABDI BIKIN F&B LADANG CUAN MILYARAN🤑
- Tutup Usaha Bergengsi Ratusan Juta, Pilih Jualan Nasi Uduk Gerobakan di Pinggir Jalan
- Al-Quran Memuliakan Manusia | Ustaz Dr. Hj Mohamad Zaki Abdul Halim
Key Details
Narasi Hoax dan Ketakutan [0:00]
- Muncul narasi yang memprediksi peristiwa Mei kedua atau peristiwa 98.
- Ada ketakutan di kalangan minoritas, terutama Tionghoa, akan terjadi kerusuhan dan kekerasan.
- Beberapa orang dilaporkan sudah bersiap untuk eksodus.
"Nah, yang kedua, kita tahu deh bahwa banyak teman-teman minoritas yang saat ini sudah siap-siap nih. Karena fenomena yang pernah terjadi tahun 98 dulu kan. Akhirnya pasti mereka punya feel, rasa takut. Trauma. Trauma yang luar biasa."
Pembantahan Narasi Menyesatkan [1:05]
- Narasi tentang kerusuhan skala 98 kedua dan kekerasan terhadap perempuan Tionghoa disebut sebagai hoax dan fitnah.
- Pemerintah tidak boleh membiarkan hoax merajalela atas nama demokrasi.
"Ini kan narasi yang menyesatkan. Menurut saya, selain hal ini tentunya hoax, pemerintah harus tidak boleh membiarkan hoax-hoax begini merajalela demi alasan demokrasi, kebebasan bicara."
Evolusi Masyarakat Indonesia [2:00]
- Masyarakat Indonesia, terutama pribumi, sudah muak dengan rasisme dan intoleransi.
- Etnis Tionghoa dianggap sebagai saudara yang tidak pernah menjajah.
"Tapi 2025 kemarin, masyarakat Indonesia sudah muak. Terutama peribumi itu sudah muak dengan rasialis, dengan syarabat. Dan tidak mau karena mereka menganggap Tionghoa-Tionghoa ini cindo-cindo saudara kita."
Peran Tiongkok dan Dukungan Internasional [3:00]
- Tiongkok mendukung Iran dalam menghadapi Israel, menunjukkan kepedulian terhadap kemanusiaan.
- Berbeda dengan negara Barat yang mengedepankan kebebasan namun menganiaya Palestina.
"Cina langsung pasang badan buat Iran. Karena Cina melihat masalah kemanusiaan dengan utuh. Bukan hanya buat embel-embel, label buat kebebasan. Seperti negara-negara barat."
Kebanggaan Indonesia di Kancah Internasional [4:30]
- Indonesia mendapat tempat di hati masyarakat Bosnia berkat peran Pak Harto membela mereka.
- Masyarakat Indonesia dicintai dan mendapat privilege di luar negeri.
"Bosnia, itu berkat siapa? Pak Harto, hadir waktu itu membela Bosnia. Membela muslim-muslim Bosnia. Jadi, makanya saya bilang, kita berbangga hati, walaupun Cina terkenal di seluruh Afrika, tapi Indonesia di Bosnia juga dapat nama."
Pengalaman Pribadi di Peristiwa 98 [6:00]
- Pengalaman pribadi berada di jalanan saat peristiwa 98, menyaksikan kesedihan dan kekerasan.
- Menyelamatkan teman-teman Tionghoa dari penjarahan dan penganiayaan.
"Terus peristiwa 98, saya ikuti jalan semua, saya melihat dan saya banyak menyelamatkan teman-teman Tionghoa yang waktu itu perlu diselamatkan dari penjarahan maupun penganiayaan."
Pentingnya Persatuan dan Kesatuan [7:30]
- NKRI adalah harga mati dan tidak boleh terpecah belah.
- Jangan mudah terprovokasi untuk merusak dan menghancurkan negeri.
"Oleh sebab itu, Mari, kita jangan ulangi lagi. Kita jaga persatuan dan kesatuan kita. Karena buat kita ini NKRI sudah harus harga mati."
Penilaian Terhadap Kepemimpinan [9:00]
- Pemerintah tidak boleh dianggap tidak benar tanpa pertimbangan.
- Mengurus negara sebesar Indonesia sangatlah kompleks.
- Presiden Jokowi dipuji sebagai Bapak Infrastruktur.
- Presiden Prabowo dipuji sebagai Bapak Pemberantas Koruptor.
"Makanya saya bilang, kalau kita gak sayang negeri ini, sedikit-sedikit kita terprovokasi. Kita bantu merusak, menghancurkan, Terus membuli pemimpin-pemimpin kita. Mau jadi apa?"
Pesan Kiai dan Dukungan untuk Prabowo [10:30]
- Pesan dari Kiai agar Presiden tetap kuat menghadapi tantangan negara.
- Presiden Prabowo sedang berbenah dan menghadapi banyak tantangan dari oligarki dan koruptor.
"Bilang Bapak Presiden harus tetap kuat, tetap sehat. Karena negeri ini sudah nyaris hancur. Dan Bapak Presiden ini sedang ngebenahin Pak Prabowo ini."
Masyarakat Semakin Cerdas dan Lelah Diadu Domba [12:00]
- Masyarakat sudah pintar dan lelah diadu domba isu ras dan agama.
- Musuh pemerintah tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam.
"Saya merasa bahwa sebenarnya masyarakat kita itu juga sudah pintar dan sudah capek untuk diadu domba masalah rasis, untuk diadu domba masalah agama."
Pemberantasan Korupsi sebagai Prioritas [14:00]
- Kepemimpinan Presiden Prabowo fokus pada pemberantasan korupsi.
- Korupsi harus dibersihkan agar tidak memperkaya yang kaya dan memiskinkan yang miskin.
- Musuh utama adalah koruptor dan oligarki yang merasa terganggu dengan kebijakan.
"Karena kalau bukan Bapak Prabowo segini kali membereskan masalah ini, negeri ini akan totally hancur."
Penanganan Kasus Hukum dan Fitnah [20:00]
- Pengalaman pribadi menghadapi fitnah dan kasus hukum yang kompleks.
- Kepercayaan pada kebenaran dan perlindungan dari Tuhan.
"Nah oleh sebab itu kita lihat memang dibilang programnya tidak populer. Kita lihat ada MBG. Ada kooperasi desa merah putih. Ini apa?"
Filosofi Hidup dan Kerjasama [23:00]
- Pentingnya saling tolong-menolong dan gotong royong antar sesama.
- Menghadapi provokator dan penyusup dengan ketegasan aparat.
"Jadi kalau kita naewatulnya bersih. Baik. Itu mata-mata orang yang mungkin jahat kepada kita. Dibalikan sama Allah. Gak kelihatan tuh semua."
Pesan untuk Etnis Tionghoa dan Masyarakat [25:00]
- Tidak perlu ragu atau lari, pemerintah akan mengamankan negeri.
- Belajar dari sejarah dan menjaga persatuan.
- Hindari pagar tembok tinggi, tapi bagikan mangkok berisi kepada yang membutuhkan.
"Jadi makanya saya bilang, kalau kita gak kenal. Kita gak sayang. Apalagi ya Pak Deddy. Di Islam itu ada satu ayat. Tuntutlah ilmu itu. Walaupun sampai ke negeri Cina."
Peran Media Sosial dan Provokator [27:00]
- Provokator kini beraksi di media sosial dengan narasi bohong.
- Pemerintah harus lebih tegas terhadap provokator.
"Provokator itu yang bahaya itu. Ya kalau saya yakin sih kalau teman-teman mahasiswa dan semuanya kan memang dia punya niat tujuan yang baik untuk membantu negara kita juga."
Keadilan dan Penegakan Hukum [29:00]
- Pentingnya keadilan bagi semua pihak dan penindakan tegas terhadap pelaku fitnah.
- Harapan agar kepolisian dan kejaksaan bertindak tegas.
"Nah ini harusnya keadilan berlaku bagi semua pihak. Ya kan? Ya tapi kita berdoa lah."
Keberagaman dan Persatuan Indonesia [32:00]
- Masyarakat Indonesia sudah pintar dan permisif, tidak mudah terpecah belah.
- Belajar dari cara orang Arab membaur di Indonesia.
- Melawan rasialisme karena Islam adalah rahmatan lil alamin.
"Jadi makanya sekarang mereka kerja. Sama saya. Malam dia ngojek. Atau pagi. Sebelum dia habis wala subuh. Dia ngojek dulu. Dia baru kerja."
Harapan untuk Indonesia Emas 2045 [35:00]
- Indonesia memiliki sumber daya alam dan masyarakat yang pintar.
- Pentingnya kejujuran, amanah, dan adab dalam setiap tindakan.
- Pemerintah sedang bekerja keras, masyarakat perlu mendukung dan memberikan solusi.
"Yakin. Hakul yakin. Bahwa Indonesia akan jadi Indonesia emas 2045. Karena buat saya, hasil bumi kita banyak. Orang-orang kita juga pintar-pintar."
Pesan Penutup: Jaga Negeri [37:00]
- Jangan mudah ditakut-takuti oleh narasi yang menguntungkan pihak tertentu.
- Kembangkan kecerdasan untuk melihat siapa yang bermain di balik isu.
- Percaya pada kepemimpinan Presiden Prabowo dan dukung prosesnya.
"Jadi dibutuhkan kecerdasan kita sendiri. Berdasarkan pengalaman. Makanya banyak baca literasi masa lalu. Sehingga kita tahu. Bahwa ini ada yang pengusahanya main."